Kasus Covid-19 Batam Meningkat, PTM di Sekolah Belum Dihentikan

402
Sekda Kota Batam Jefridin Hamid ditemui usai menghadiri pelantikan pengurus Percasi Batam di Golden Prawn. (Foto: Taufik)

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kasus aktif Covid-19 di wilayah Kota Batam hingga kini terus mengalami peningkatan. Kondisi ini tentunya harus ada kebijakan tegas guna menekan penularannya di tengah masyarakat.

Apalagi, sampai saat ini pendidikan formal di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Batam masih melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Menanggapi ini, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyerahkan sepenuhnya ketentuan mengenai proses belajar mengajar di sekolah kepada Dinas Pendidikan (Disdik).

Honda Capella

“Untuk PTM aturannya kita serahkan ke Disdik, apakah itu memberlakukan daring atau pembatasan PTM, dan itu tergantung sekolahnya juga,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid ditemui usai menghadiri pelantikan pengurus Percasi Batam di Golden Prawn, Bengkong Laut, Rabu (23/2/2022) kemarin.

Ia menambahkan soal kebijakan belajar di sekolah ini telah diserahkan ke setiap sekolah. Bahkan hal tersebut juga telah disetujui oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

“Sudah diserahkan ke sekolah apakah mau tatap muka atau online. Akan tetapi mereka harus menerapkan prokes yang benar,” katanya.

Hal ini kata dia, karena Batam masih kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. “Masih kategori PPKM level 2, artinya ada kelonggaran, berbeda dengan level 4 dan 3 bisa jadi daring,” kata dia.

Sebagai informasi, kasus aktif Covid-19 di Kota Batam hingga saat ini tercatat sudah sebanyak 1.882 orang. Penambahan kasus bahkan terjadi setiap hari.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Batam, sebanyak 350 orang kemarin terkonfirmasi positif. Jumlah ini tertinggi sepanjang pandemi. (taufik)

FANINDO