Wisuda Santri TPQ Kundur Utara, Cetak Insani Qur’an Penerus Agama

537
Kundur Utara
Sebanyak 279 santriwan dan santriwati dari 18 Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) yang tersebar di Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau diwisuda oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq, yang dipusatkan pada lapangan futsal mini, Desa Teluk Radang, Kundur Utara.(Foto : Ist)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Sebanyak 279 santriwan dan santriwati dari 18 Taman Pendidikan (TPQ) yang tersebar di Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau diwisuda oleh orang nomor wahid di lingkungan Pemkab Karimun, Aunur Rafiq.

Prosesi wisuda serentak tersebut dipusatkan pada lapangan futsal mini, Desa Teluk Radang, Kundur Utara.

Honda Capella

Dalam prosesi wisuda, Bupati didampingi oleh Kepala Kementerian Agama Karimun Jamzuri, Camat Kundur Utara Murnizam serta anggota DPRD Karimun, Anwar Hasan dan Azmi.

“Pada pelaksanaan wisuda akbar santri di Kecamatan Kundur Utara tahun 2022 ini, diselaraskan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW,” terang Bupati Karimun Aunur Rafiq, Minggu (27/2/2022).

Rafiq menyampaikan ucapan selamat dan tahnia kepada anak-anak TPQ yang telah diwisuda pada kesempatan kali ini.

“Pemerintah Kabupaten Karimun berharap, kedepannya dapat menjadi insan Qur’ani yang terus memuliakan dan menyiarkan ayat-ayat suci Al-Qur’an,” pintanya.

Sehingga kata Rafiq, melalui wisuda ini agar mampu menjadi anak yang soleh dan soleha serta menjadi insan Qurani. Jangan berhenti sampai disini saja.

“Teruslah membaca dan memuliakan Al-Quran, dengan mempelajari, menghafal, mengartikan, serta mengamalkannya,” papar Rafiq.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru TPQ yang telah mengabdikan diri untuk melahirkan generasi yang cinta Al-Qur’an.

“Terima kasih kepada seluruh guru TPQ yang selama ini telah mengabdi untuk mengajarkan anak-anak belajar membaca dan memuliakan Al-Qur’an,” pungkasnya.

Bupati meyakini, dengan diwisudanya para santriwan dan santriwati ini, juga merupakan generasi yang akan meneruskan perjuangan guru-guru TPQ, khususnya di wilayah Kabupaten Karimun.

“Sekarang Bapak dan Ibu yang mengajari anak-anak, kedepan mudah-mudahan mereka yang akan mengantikan posisi kita, karena merekalah yang akan meneruskan sekaligus mengabdikan diri untuk agama,” tandasnya.(rls/Kominfo)

FANINDO