Reskrim Lubuk Baja Ringkus Pelaku Pencurian di J&J Club KTV Windsor

578
Reskrim Lubuk Baja Ringkus Pelaku Pencurian di J&J Club KTV Windsor
Reskrim Lubuk Baja Ringkus Pelaku Pencurian di J&J Club KTV Windsor. (Foto: Istimewa)

FANINDO

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi di J&J Club dan KTV Windsor Food Court pada 21 Februari bulan lalu. Satu orang terduga pelaku diamankan.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono mengatakan terduga pelaku yang diamankan tersebut merupakan laki-laki dewasa berinisial HS. Ia ditangkap di sekitaran Simpang Dam, Sei Beduk, 11 Maret 2022.

“Penangkapan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi dan adanya barang bukti,” kata Budi kepada wartawan di Mapolsek Lubuk Baja, Senin (14/3/2022).

HS diduga melakukan pencurian kabel listrik di J&J Club dan KTV Windsor Food Court Lubuk Baja. Ini diketahui setelah korban melakukan pengecekan panel listrik yang tidak menyala atau mati di lokasi itu pada tanggal 21 Februari 2022.

BACA JUGAReskrim Polsek Nongsa Tangkap 2 Pelaku Pencurian di Indomaret

“Saat dilakukan pengecekan didapati kabel-kabel yang berada di sekitar panel listrik sudah terpotong,” terang Budi.

Adapun kabel listrik yang sudah ditarik dan dipotong di antaranya sepanjang 50 meter kabel power 4×25 mm, 25 roll kabel k/c, 4×6 mm, 45 roll kabel lampu 1,5 mm, dan 35 roll stop kontak 2,5 mm.

“Selain itu, korban juga kehilangan pipa AC serta selang di antaranya 300 batang pipa cond 3/4, 70 tedas simpang 3 ui/k 3/4, 15 roll selang AC 3/4, dan 15 roll selang AC 1/2,” urainya.

Budi mengungkap HS merupakan mantan karyawan J&J Club dan KTV Windsor Food Court Lubuk Baja yang tinggal persis di depan tempat kejadian perkara (TKP). Ia tidak lagi bekerja di sana sejak 15 Januari 2022 yang lalu.

Korban dijelaskan mengalami kerugian yang ditaksir sebesar Rp95.600.000 atas kejadian ini. Sedangkan HS harus menanggung akibat dari perbuatannya. Polisi menjeratnya dengan pasal 363 ayat (1) KUHPidana.

“Ancamannya hukuman penjara paling lama 7 tahun,” imbuh Budi. (taufik)

Honda Capella