Begini Cara Warga Magelang, Berangkat Ibadah Haji Tempuh Jarak Ribuan Kilometer

224
Dengan mengayuh sepeda, Muhammad Fauzan
Dengan mengayuh sepeda, Muhammad Fauzan (28), pemuda asal Magelang Jawa Tengah akan melaksanakan ibadah haji sekaligus mengenyam pendidikan di Makkah Al Mukaromah. (Foto : Ist)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Berbagai cara dilakukan orang untuk menunaikan ibadah haji.

Salah satunya yang dilakukan oleh seorang pemuda, Muhammad Fauzan (28), warga Magelang, Jawa Tengah. Dirinya rela mengayuh sepeda untuk menunaikan ibadah haji.

Perjalanan dimulai dari pulau Jawa, yakni pelabuhan Merak melintas menuju pelabuhan Bakauheuni, Lampung, Sumatera, hingga kini berada di wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Honda Capella

Diperkirakan dengan menempuh jarak sekitar 12.000 km jalur darat, serta 800 km jalur laut, dalam kurun waktu selama 6 bulan perjalanan, dan diperkirakan tiba bertepatan musim haji tahun 2022 (1443) Hijriah.

“Dimulai sejak 4 November tahun 2021 lalu,” terang pemuda yang juga akan mengenyam pendidikan di Makkah Al-Mukarramah tersebut, beberapa waktu lalu.

Selanjutnya kata Fauzan, perjalanan dilanjutkan menuju Kuala Tungkal, Jambi dengan tujuan Kota Batam.

“Perjalanan yang mengasyikkan, dengan menggunakan kapal laut,” paparnya.

Setibanya di Kota Batam, dirinya menyempatkan diri untuk berkeliling di Kota Tanjungpinang, dan Bintan.

“Dan kini saya berada di Kabupaten Karimun, untuk menunggu Border Internasional (BI), yang rencananya akan segera dibuka pada bulan April 2022 mendatang,” pungkasnya.

Rencananya dengan menempuh rute perjalanan lintas negara, diantaranya Malaysia, Myanmar, Kamboja, Thailand, India, Iran, Pakistan, Dubai serta Saudi Arabia, dirinya membawa berbagai bekal selama perjalanan dengan sepeda kesayangannya.

“Apabila, pada bulan April 2022 mendatang, Border Internasional tidak kunjung segera dibuka, maka saya akan kembali mengayuh sepeda menuju Sumatera Utara, hingga titik nol Sabang, Aceh,” tandasnya.(Aziz Maulana)

FANINDO