DPPKB Lingga Siapkan Rumah Singgah untuk Keluarga Pasien yang Dirujuk ke Batam

380
DPPKB Lingga Siapkan Rumah Singgah untuk
DPPKB Lingga Siapkan Rumah Singgah untuk Keluarga Pasien yang Dirujuk ke Batam. (Foto: Istimewa)

WARTAKEPRI.co.id, LINGGA – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Lingga menyiapkan Rumah Singgah di Kota Batam. Rumah Singgah ini disiapkan DPPKB Kabupaten Lingga untuk keluarga pasien yang dirujuk ke Kota Batam.

Sebelumnya, DPPKB Kabupaten Lingga juga telah menyiapkan Rumah Singgah di Kota Tanjungpinang. Rumah Singgah disiapkan sebagai wujud pelayanan kesehatan bagi warga Lingga yang kurang mampu.

Pelaksana Tugas Kepala DPPKB Kabupaten Lingga, Recky Sarman Timur, mengatakan pengadaan rumah singgah di Kota Batam ini menjawab persoalan pelayanan kesehatan di Kabupaten Lingga yang selama ini tidak hanya dirujuk ke Kota Tanjungpinang, namun banyak juga yang dirujuk ke Kota Batam.

Honda Capella

“Kota Batam di Kepri merupakan kota terbesar dengan jumlah rumah sakit yang cukup banyak dan didukung dengan fasilitas kesehatan yang mumpuni, sehingga banyak juga warga kita yang tidak dapat ditangani di rumah sakit provinsi sehingga harus dirujuk ke Batam,” kata Recky, Senin (28/3/2022).

Dengan adanya Rumah Singgah di Kota Batam ini diharapkan dapat memberikan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Lingga yang kurang mampu.

Selama ini menurutnya Rumah Singgah hanya terletak di Ibukota Provinsi Kepri yakni di Kota Tanjungpinang, sementara untuk menuju ke Kota Batam membutuhkan penyeberangan laut dan waktu lebih kurang satu jam.

“Ini sebagai wujud visi misi Bupati dan Wakil Bupati Lingga untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Lingga, sehingga dapat mengirit biaya jika berobat ke Batam,” katanya.

Adapun Rumah Singgah Kabupaten Lingga di Kota Batam terletak di pusat kota, yaitu di Perumahan Central Raya Batu Aji, Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam. Rumah Singgah ini menjadi tempat rujukan pasien di Kota Batam yang hanya berjarak kurang lebih 150 meter dari RSUD Embung Fatimah. (ravi)

FANINDO