Waspada Demam Berdarah Dengue Saat Musim Hujan

575
Waspada Demam Berdarah
Waspada Demam Berdarah Dengue Saat Musim Hujan. (Foto: Istimewa)

FANINDO

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Warga Batam diharapkan waspada dengan kasus infeksi Demam Berdarah Dengue (DBD). Saat musim hujan, perkembangan populasi nyamuk aedes agypti penyebab infeksi DBD akan meningkat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengungkapkan, kondisi musim penghujan seperti saat ini jadi salah satu faktor meningkatnya infeksi DBD.
Saat curah hujan tinggi populasi nyamuk aedes aegypti akan berkembang dengan cepat.

“Saat musim hujan, penularan infeksi DBD akan meningkat,” ujar Didi Kusmarjadi, Sabtu (2/4/2022)

Didi menambahkan, meningkatnya populasi nyamuk Aedes aegypty saat musim hujan, dikarenakan habitat nyamuk untuk berkembang atau menetas sangat mendukung apabila tergenang air hujan. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk. Dua nyamuk yang bisa menularkan virus ini adalah Aedes aegypti dan Aedes albopictus

“Populasi nyamuk akan meningkat seiring habitat nyamuk tergenang oleh air hujan yang akan meningkatkan penularan infeksi DBD,” ucap Didi.

Didi merinci kasus DBD di Batam terdapat 216 kasus selama periode Januari hingga Maret 2022. Sementara di tahun 2021 ada sebanyak 222 kasus DBD.

Selama periode Januari hingga Maret 2022, Dinkes Kota Batam mencatat dua kasus yang dinyatakan meninggal dunia. Yakni di wilayah Lubuk Baja dan Batu Aji.

“Ada dua kasus yang dinyatakan meninggal dunia. Jumlah kematian tertinggi akibat DBD ada di Lubukbaja yakni satu kasus, kemudian di Batuaji satu kasus kematian,” tambah Didi.

Dinkes Kota Batam terus melakukan berbagai upaya penanganan kasus infeksi DBD. Salah satunya dengan memberikan penyuluhan ke masyarakat.

Tak hanya itu, menggalakkan peran juru pemantau jentik (jumantik) dengan programnya ‘Gerakan 1 rumah 1 jumantik’.

“Kita menghimbau kepada masyarakat Batam untuk selalu waspada dan tetap jalankan 3 M + yakni menguras, mengubur, dan menutup wadah yang berpotensi jadi sarang nyamuk. Peran aktif masyarakat sangat diperlukan di dalam mencegah penyebaran DBD ini,” harap Didi. (Yusuf Riadi)

Honda Capella