Anggota DPRD Dapil Jemaja Ungkap Penyebab Pelantar Tanjung Luput dari Perhatian Pemerintah

Hartono alias Ping Ping Anggota DPRD Anambas Fraksi PDI-P
Hartono alias Ping Ping Anggota DPRD Anambas Fraksi PDI-P dapil III Jemaja. (Foto: Istimewa)


WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Anggota DPRD Anambas dari daerah pemilihan (Dapil) III Jemaja, Hartono, mengaku pernah memasukkan perencanaan pembangunan Pelantar Tanjung ke dalam pokok pikirannya pada tahun 2021 yang lalu.

Namun lantaran saat itu kondisi keuangan daerah menurun akibat Covid-19, realisasinya jadi terhambat. Bahkan hingga tahun ini, pokok pikiran (Pokir) DPRD dikatakan dia tidak ada.

“Sudah saya masukkan sejak tahun 2021, gara-gara keuangan daerah kita sekarat dan di tahun 2022 pokir dewan tidak ada, saya akan mencoba kembali usulkan di tahun 2023, mudah-mudahan keuangan daerah kita stabil sehingga pembangunan melalui pokir saya segera terealisasi,” kata dia, Rabu (6/4/2022).

Pelantar Tanjung di Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja ini sebelumnya sempat viral di Grup WhatsApp (WAG) Kabupaten Kepulauan Jemaja. Warga beranggapan pelantar ini luput dari perhatian pemerintah, termasuk wakil rakyat dapil III DPRD Anambas.

Anggapan itu rupanya dibantah Hartono. Pria yang juga dikenal dengan sebutan Ping Ping ini mengatakan dalam pokirnya, pelantar ini rencananya akan dibetonisasi agar lebih kokoh.

“Usulan melalui pokir wacananya akan dibetonisasi sehingga kokoh, serta pemeliharaannya jangka panjang dan tidak mudah usang di makan usia,” kata Anggota DPRD Anambas Fraksi PDI-P ini.

Ia bahkan berharap rencana pembangunan Pelantar Tanjung ini bisa cepat terealisasi. “Harapan kita cepat terealisasi, sudah lama saya masukkan cuma kan terkendala dengan keuangan saja, dan ini terjadi bukan kepada pokir saya saja, semua anggota DPRD juga. Mudah-mudahan tahun mendatang semuanya kembali normal,” harapnya.

Ia mengungkap usulannya melalui pokir itu adalah Pembangunan Jembatan Beton RT02 Tanjung Pering menuju Jalan Baru RT Tanjung, Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja.

Dalam pokirnya itu, pagu anggaran diusulkan sebesar Rp200 juta yang dititipkan melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Pemukiman (PUPR-PRKP) Kabupaten Kepulauan Anambas. (rama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News