Ramadhan dan Paskah, 150 Demonstran Palestina Luka Luka Usai Bentrok dengan Polisi Israel

150 Demonstran Palestina Luka Luka Usai Bentrok dengan Polisi Israel
150 Demonstran Palestina Luka Luka Usai Bentrok dengan Polisi Israel

HARRIS BARELANG

YERUSALEM – Demonstran Palestina terlibat bentrok dengan polisi Israel di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem. Imbas bentrokan itu, lebih dari 150 orang terluka.

Seperti dilansir AFP, Jumat (15/4/2022), bentrokan yang terjadi di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem merupakan yang pertama di tempat suci sejak awal Ramadan. Pihak kepolisian Israel mengatakan bentrokan berawal dari “lusinan pria bertopeng” yang berbaris ke Al-Aqsa menyalakan kembang api.

Selanjutnya sebagian orang lalu tiba-tiba melemparkan batu ke arah Tembok Barat, tempat yang dianggap sebagai situs paling suci di mana orang Yahudi dapat berdoa. Saksi mata mengatakan warga Palestina melemparkan batu ke pasukan Israel, yang menembakkan peluru berlapis karet dan granat suara.

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 153 orang dirawat di rumah sakit dan “puluhan” lainnya dirawat di tempat kejadian. Sementara itu, setidaknya tiga orang polisi Israel terluka.

Paskah dan Ramadhan

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mengatakan bentrokan yang terjadi pada hari Jumat itu “tidak dapat diterima”.

BACA JUGA Israel Telah Melanggar Hukum Internasional Dengan Tembak Mati Paramedis Palestina

“Konvergensi Paskah, Ramadhan, dan Paskah adalah simbol dari kesamaan yang kita miliki. Kita tidak boleh membiarkan siapa pun mengubah hari-hari suci ini menjadi platform untuk kebencian, hasutan, dan kekerasan,” katanya.

Utusan perdamaian Timur Tengah PBB Tor Wennesland mendesak “pihak berwenang di kedua belah pihak untuk segera meredakan situasi dan mencegah provokasi lebih lanjut oleh aktor radikal”, sebuah posisi yang digaungkan oleh Unit Urusan Palestina AS dan layanan diplomatik UE.

Tembakan Peluru Karet

FANINDO

Honda Capella