Karena Layar Sentuh, Tesla Tarik 130.000 Kendaraan yang Beredar di Amerika

Tesla Model S dan SUV Model X
Tesla Model S dan SUV Model X
GALERI 24

WASHINGTON – Perusahaan otomotif Tesla menarik sekitar 130.000 kendaraan di Amerika Serikat, karena layar sentuh kendaraan tidak berfungsi. Penarikan tersebut mencakup sedan Model S dan SUV Model X dari tahun 2021 dan 2022, serta mobil Model 3 dan SUV Model Y dari tahun 2022.

Menurut dokumen yang diposting oleh Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) pada Selasa (10/5/2022) mengatakan, selama pengisian cepat atau persiapan untuk pengisian cepat, unit pemrosesan pusat infotaiment (CPU) menjadi terlalu panas, sehingga menyebabkan kerusakan pada layar sentuh mobil atau memberikan tampilan yang benar-benar kosong.

Melansir dari Aljazeera.com, tanpa tampilan layar sentuh, mobil dapat kehilangan tampilan kaca spion, pengaturan yang mengontrol defroster kaca depan dan indikator yang bertugas untuk menyatakan apakah mobil sedang mengemudi dalam mode netral atau mundur. Hal ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Produsen mobil ini dilaporkan sedang memperbaiki perangkat lunak over-the-air untuk mengatasi masalah tersebut.

Pihak Tesla mengatakan mereka menemukan masalah selama pengujian ketahanan rutin. Perusahaan ini tidak memiliki laporan kecelakaan mengenai masalah yang terjadi, namun Tesla telah menerima 59 klaim garansi dari bulan Januari hingga awal Mei, terkait masalah ini.

BACA JUGA Cuitan Elon Musk Bikin Harga Kripto Dogecoin Naik, Bisa Beli Merchandise Tesla

Tesla telah memiliki serangkaian masalah keselamatan pada tahun ini. Penarikan ini menjadi penarikan ke-11 kalinya bagi perusahaan ini sejak 27 Januari. Sebagian besar penarikan diperbaiki dengan pembaruan perangkat lunak.

Awal tahun lalu, Tesla menarik sebanyak 135.000 kendaraan akibat laporan layar sentuh mobil berubah menjadi gelap.

Perusahaan awalnya menolak untuk melakukan penarikan, namun NHTSA mengatakan prosesor komputer layar memiliki jumlah siklus programme-and-erase (P/E) yang terbatas dan tidak bertahan cukup lama. Tesla kemudian setuju untuk mengganti prosesor komputer. (*)

Sumber : Aljazeera.com/Tribunnews

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News