Profil 3 Pemain Naturalisasi yang Makin Perkuat Timnas Indonesia di Piala Asia 2023

95
Jordi Amat, Sandy Walsh, dan juga Shayne Pattynama
Jordi Amat, Sandy Walsh, dan juga Shayne Pattynama. Foto ist/Instagram

WARTAKEPRI.co.id – Indonesia harus berjuang keras selama mengikuti kualifikasi Piala Asia 2023 putara ketiga itu. Pelatih Shin Tae-yong menyadari bersaing di Piala Asia bukan perkara yang mudah.

Namun, dia yakin Indonesia akan semakin kuat setelah kedatangan tiga pemain naturalisasi baru, yaitu Jordi Amat, Sandy Walsh, dan juga Shayne Pattynama.

“Piala Asia memang tidak gampang, lawan kuat daripada sekarang. Dengan pemain naturalisasi akan lebih kuat dari pada ini,” ungkap pelatih asal Korea Selatan itu di Jakarta.

Honda Capella

Shin juga menilai anak asuhnya telah memiliki mental dan fisik yang lebih baik dari sebelumnya. Dia merasa senang dengan perkembangan yang ditunjukan oleh para pemain Indonesia.

“Secara mental dan fisik membaik. Sangat berkembang juga,” jelas Pelatih berusia 51 tahun itu.

Dengan perkembangan itu, Shin yakin Indonesia tidak akan hanya jadi pelengkap dan mampu bersaing di Piala Asia 2023. Dia menilai sistem yang dimiliki PSSI hingga kini sudah cukup baik.

BACA JUGA 24 Negara Lolos Piala Asia 2023, Setelah China Mundur FIFA Masih Cari Tuan Rumah

Proses Naturalisasi Belum Selesai

Bergabungnya ketiga pemain keturunan tersebut diharapkan bisa menambah kualitas skuad Garuda untuk bersaing dengan negara-negara top Asia.

Tiga pemain naturalisasi tim nasional Indonesia, yakni Jordi Amat, Sandy Walsh dan Shyne Pattynama sangat mungkin untuk ambil bagian di Piala Asia 2023.

Hal itu diutarakan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani, yang tentu berharap proses peralihan kewarganegaraan ketiga pemain keturunan itu bisa segera rampung.

Proses naturalisasi Amat, Walsh dan Pattynama sebetulnya sudah berjalan, hanya saja belum selesai.

Melalui akun Instagram pribadinya, Hasani merayakan keberhasilan skuad Garuda menembus putaran final Piala Asia tahun depan sambil berdoa agar ketiga pemain keturunan bisa bergabung dengan perjuangan timnas.

“Alhamdullilah. Insya Allah Jordi Amat, Sandy Walsh dan Shyne Pattynama bisa joint di Piala Asia 2023. #PSSI #Kitagaruda,” tulis Hasani dalam unggahan foto yang menampilkan kemenangan Indonesia.

Profil Jordi Amat

Dikutip dari laman wikipedia, Jordi Amat Maas (lahir 21 Maret 1992) adalah seorang pemain sepak bola berkebangsaan Spanyol. Ia terakhir bermain sebagai bek tengah untuk K.A.S. Eupen di Liga Profesional Belgia. Amat memiliki darah Indonesia dari neneknya. Nenek Amat dilahirkan di Makassar, dan merupakan keturunan dari raja Kerajaan Siau, Manalang Doelag Kansil. Tinggi Badan 184 dan posisi ber main posisi Bek Tengah.

Profil Sandy Walsh

Dikutip dari laman wikipedia, Sandy Walsh (lahir 14 Maret 1995) adalah seorang pemain sepak bola profesional yang saat ini bermain untuk tim nasional Indonesia. Ia bermain sebagai Bek untuk klub KV Mechelen di Liga Profesional Belgia.

Walsh lahir di Belgia dari ayah kelahiran Inggris keturunan Irlandia, dan ibunya kelahiran Swiss-Belanda keturunan Indonesia. Karena itu ia bisa bermain untuk Belgia, Republik Irlandia, Indonesia, Swiss, dan Belanda. Dia adalah pemain tim nasional remaja untuk Belanda.[5] Saat ini, Sandy Walsh sudah menyampaikan niatnya untuk bisa membela timnas Indonesia, tetapi belum ada kabar lanjutan.

Pada tahun 2022 Saat timnas Indonesia dilatih oleh Shin Tae Yong,Sandy Walsh dipanggil untuk membela timnas Indonesia dan saat itu PSSI berbenah untuk menaturalisasi pemain asal Spanyol tersebut agar bisa bermain untuk timnas Indonesia,dan tidak lama Naturalisasi Sandy Walsh selesai dan Sandy Walsh resmi menjadi WNI dan bisa membela timnas Indonesia. Tinggi Badan 185 dan posisi ber main posisi Bek.

Profil Shayne Pattynama

Dikutip dari laman wikipedia, nama lengkapnya Shayne Elian Jay Pattynama, Lahir 11 Agustus 1998 adalah seorang pemain sepak bola profesional yang bermain untuk klub Viking FK. Kehidupan Pribadi Shayne memiliki darah Indonesia dari ayahnya.

Tinggi Badan 180 dan posisi bermain posisi Bek Kiri atau Gelandang. (*)

Editor : Dedy Suwadha

FANINDO