Sebagaimana tujuan utama insentif ini diberikan kepada RT dan RW adalah untuk memfasilitasi dan mendorong Ketua Rukun Warga (RW), Rukun Tetangga (RT) dalam rangka pemberian pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat yang ada diwilayah kerjanya masing-masing.
“Seharusnya pak Walikota Batam ada ditengah kita bersama pak RT dan RW saat ini. Berdiri disini bersama saya, ikut memberi sambutan guna memotivasi RT dan RW,” kata Ansar.
Beberapa hari sebelumnya, Gubernur menjelaskan jika dirinya sempat menghubungi Walikota Batam untuk bersama-sama hadir diacara ini. Namun, akhirnya karena kesibukan, akhirnya hari ini tidak bisa hadir. Begitu juga dengan ibu Wakil Gubernur. Dan bahkan secara administrasi, melalui Dinas PMD telah melayangkan surat ke Pemerintah Kota Batam.
“Meskipun Bapak walikota dan ibu wakil Gubernur tidak bisa hadir saat ini. Semoga kehadiran saya ini bisa mewakili. Namun tetap kita doakan, semoga dalam lain kesempatan kami bisa bersama-sama hadir dalam acara seperti ini,” kata Gubernur disambut tepukan tangan hadirin.
Selain memberikan bantuan insentif kepada RT dan RT serta operasional posyandu, dalam kesempatan ini Gubernur juga menyerahkan bantuan set top box (STB) bagi masyarakat Batam dan bantuan transportasi sekolah.
“Bantuan ini nilainya memang tidak seberapa, namun insya Allah jika kita syukuri dan kita ikhlas menerimanya, pasti manfaatnya besar. Bantuan apapun itu patut disyukuri, baik insentif RT, RW, bantuan posyandu maupun bantuan transportasi sekolah,” kata Ansar.
Harapan Ansar, dengan bantuan yang diberikan ini bisa menambah semangat perangkat pemerintah hingga ke jenjang terendah.(*)
Editor : Dedy Suwadha




























