Jangan Berharap dari Anggaran Daerah, Bupati Minta Kades di Anambas Kreatif, dan Inovatif

271
Jangan Berharap dari Anggaran Daerah, Bupati
Jangan Berharap dari Anggaran Daerah, Bupati

ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas lakukan rapat persiapan wacana kunjungan Bapak menteri BUMN ke Kabupaten Kepulauan Anambas untuk menyerahkan bantuan dari Yayasan BUMN yang akan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas pada tanggal 13 atau 14 Agustus mendatang.

Rapat tersebut di pimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas, dan hadiri oleh Camat, Kepala Desa, dan beberapa OPD Kabupaten Kepulauan Anambas di ruang rapat kantor bupati kepulauan Anambas.

Wacana kunjungan Bapak menteri BUMN akan dilakukan penyambutan secara adat istiadat yang sering dilakukan untuk pejabat negara yang berkunjung ke Anambas.

“Insyaallah kita akan lakukan penyambutan khusus secara adat istiadat yang dimiliki oleh Kepulauan Anambas, seperti pejabat negara yang pernah dan telah berkunjung ke Anambas, kami pemerintah daerah sangat berharap kepada bapak menteri BUMN untuk bisa hadir ke kabupaten kepulauan Anambas,” ucapnya.

Bupati juga mengatakan bahwa wacana kedatangan Bapak menteri BUMN ke Anambas bermula dari usulan dari Kepala Desa Putik Kecamatan Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas yang memiliki link koordinasi di tingkat Pusat, Bupati juga berharap kepada seluruh Kepala Desa agar mengikuti jejak Kepala Desa Putik.

“Saya berharap kepada seluruh Kepala Desa yang ada di Anambas agar berinovasi untuk menciptakan lapangan pekerjaan maupun mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, jangan selalu ketergantungan kepada anggaran dari pemerintah daerah, semoga kegiatan serupa bisa terealisasi kembali oleh Kepala Desa lainnya yang ada di Anambas,” tuturnya.

Sementara itu Fajar Bisma Perwakilan Yayasan BUMN mengatakan bahwa untuk mendapatkan bantuan dari yayasan BUMN wajib mengusulkan proposal yang di tujukan kepada yayasan BUMN.

“Kami yayasan BUMN terbuka kepada siapa saja yang mengusulkan proposal bantuan selagi masih masuk dalam kategori daerah Tertinggal, Terluar, dan Terisolir (3T), seperti Anambas, silahkan kepala Desa yang ada di Anambas masukkan proposalnya ke yayasan BUMN yang ada di Jakarta, mudah mudahan terealisasi sesuai harapan setelah di verifikasi oleh pihak yayasan,” ucapnya.(Rama).

Honda Capella

FANINDO