KPU Mencatat Pemilih Berkelanjutan Bertambah Periode Juni 2022, Terbanyak Dari Sagulung

Martius, Ketua KPU Kota Batam, foto istimewa


BATAM – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam, Martuis mengatakan, daftar pemilih berkelanjutan untuk periode Juni 2022, mengalami kenaikan. hal ini setelah dilakukan rapat koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) bulanan di Kantor KPU Kota Batam di Sekupang, Selasa (5/7).

“Benar, setelah rakor PDPB terjadi penambahan jumlah pemilih berkelanjutan sebanyak 104 orang akibat adanya pemilih baru dan pemilih yang sudah tak memenuhi syarat ataupun pemilih yang sudah meninggal dunia,” ujar Martius Rabu (6/7/2022).

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil pemutakhiran data Pemilih berkelanjutan pada bulan Juni 2022, jumlah pemilih di Batam mencapai 587.109 jiwa. Angka ini sedikit meningkat dibandingkan data pemilih berkelanjutan bulan Mei 2022 yaitu 587.005 pemilih.

“Pemutakhiran data Pemilih berkelanjutan ini kita update setiap bulannya dan kita laporkan per tiga bulannya kepada KPU Provinsi, KPU Pusat, Bawaslu, Kesbangpol dan Parpol,” tambah Martius.

Dijelaskannya, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan diupdate setiap bulan oleh KPU. Rinciannya, jumlah pemilih baru bulan Juni bertambah 182 orang dan pemilih tak memenuhi syarat 78 orang. Totalnya pemilih bulan berjalan 587.109 pemilih.

“Kegiatan pemutakhiran data Pemilih berkelanjutan dilaksanakan setiap bulan, dengan memperhatikan penduduk yang pindah datang, pindah keluar, pemilih pemula, pemilih meninggal dan perubahan elemen data pemilih,” jelas Martius.

Dari pemutakhiran data tersebut, jika dikategorikan jenis kelamin jumlah pemilih di Kota Batam pada Juni 2022 sebanyak 292.050 laki-laki dan 295.059 berjenis kelamin perempuan.

Adapun jumlah pemilih terbanyak berada di Kecamatan Sagulung yakni sebanyak 96.767 orang, disusul Batam Kota sebanyak 91.777 pemilih serta Sekupang sebanyak 74.812 pemilih. Sementara pemilih paling sedikit berada di Kecamatan Bulang yaitu sebanyak 7.381 dan Galang 12.024 pemilih.

Martius menambahkan, KPU juga melakukan sinkronisasi PDPB dengan data kependudukan di Disdukcapil Batam. Kegiatan PDPB ini merupakan tindak lanjut Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemutakhiran Berkelanjutan. 

Di sisi lain, KPU membuat aplikasi mobile Lindungihakmu berbasis Android serta portal pemutakhiran www.lindungihakmu.kpu.go.id yang telah diluncurkan pada 23 Februari 2022. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat memutakhirkan data dirinya sendiri secara aktif setiap saat. 

“Kita juga buat posko pengaduan di Kantor KPU Batam, sehingga mereka yang gak terdaftar atau pun meninggal bisa lapor kesini,” tutup Martius. (adi)

Editor: Yusuf Riadi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News