Pria Nomaden Asal Babel Tewas di Pelantar Pelabuhan CK Meral, Arsyad: Mulai Membusuk

Automatic Finger Print Identification System (INAFIS) Polres Karimun saat mengidentifikasi jasad Acai alias Atan (55), yang mengalami retardasi mental.(Foto : Ist)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Warga
Jalan Akhmad Yani Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria bernama Acai alias Atan (55), Kamis (14/7/2022).

Umar alis Aliang (37) salah satu warga mengatakan bahwa, dirinya tinggal sebatang kara, tidak mempunyai sanak saudara.

“Tidak mempunyai keluarga dan tempat tinggal, almarhum sendiri yang diduga mengalami retardasi mental merupakan pendatang dari Bangka Belitung,” kata Umar.

PKP EXPO

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Acai acapkali meminta-minta kepada warga sekitar.

“Untuk makan dan minum, Acai meminta kepada warga,” ujarnya.

Kasatreskrim Polres Karimun AKP Arsyad Riyandi saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat yang sudah mulai mengeluarkan bau tak sedap tersebut.

Korban meninggal dalam keadaan mengapung di pelantar CK, belakang kedai Kopi pendek, tepatnya didepan vihara Cetya Vidya Sagara, dengan mengenakan kaos abu-abu lengan hijau.

“Tanpa identitas, diduga korban meninggal dunia sudah 12 jam, karena terdapat adanya tanda-tanda pembusukan di bagian tubuhnya,” tandasnya.

Saat ini jenazah sudah di bawa menuju rumah duka Kampung Bukit Meral, untuk segera dimakamkan oleh panitia Persatuan Marga Tan.(Aman)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24