Keroyok Pemuda Pakai Samurai, Empat Orang Pria Diamankan di Polsek Sungai Beduk

Kapolsek Sei Beduk AKP Betty Novia, saat gelar perkara tindak kriminal pengeroyokan menggunakan senjata tajam di Mako Polsek Sungai Beduk, Senin (18/7/2022). Foto Humas Polresta Barelang


BATAM – Hanya gara-gara sakit hati, empat orang pria nekat mengeroyok pemilik warung minuman di Bukit Ayu Sukadamai Sungai Beduk. Ironisnya dua pelaku merupakan anak dan Ayah.

Pelaku nekat mengeroyok korban dengan mengayunkan senjata tajam parang dan samurai. Keempat pelaku masing masing berinisial MY (30 Tahun), MD (46 Tahun), WI (40 Tahun), MN (22 Tahun) berhasil diamankan jajaran Polsek Sungai Beduk kurang dari 24 jam.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto melalui Kapolsek Sei Beduk AKP Betty Novia membenarkan telah mengamankan empat orang pelaku pengeroyokan menggunakan sajam yang terjadi di wilayah Hukum Polsek Sungai Beduk.

“Motif pengeroyokan ini hanya sakit hati karena pelaku ngegas sepeda motor di depan warung korban. Diantara korban dan pelaku saling kenal yang masih tetangga. Dua pelaku merupakan orang tua dan anaknya,” ujar Kapolsek Betty saat pengungkapan kasus di Mapolsek Sungai Beduk, Senin (18/7/2022)

Kapolsek Betty menambahkan, kejadian berawal pada Sabtu (9/7/2022) sekira pukul 23.30 WIB saat korban ACM dan Korban BS dan teman-temanya sedang berada di warung minuman di Piayu.

Kemudian ada 2 orang yang tidak dikenal yaitu Pelaku MY dan WI mengendarai sepeda motor satria dan berhenti di depan warung korban. Keduanya memainkan gas sepeda motornya di depan warung. Korban berusaha menegur dan berkata “Bang Jangan Digas-Gas Motornya, Kalau Mau Digas-Gas Diatas Aja” menjauh dari warung.

Tak berselang lama dari kejadian tersebut kemudian tiba-tiba datang empat orang yang tidak dikenal yaitu Pelaku MD dan MN, MY dan WI dengan membawa senjata tajam parang dan samurai.

Pelaku tersebut langsung mengayunkan parang kepada korban dan teman-temannya yang ada di warung tersebut, korban dan teman-temannya mencoba melawan dengan kondisi apa adanya. Hingga kepala korban terkena senjata tajam dari pelaku.

Beruntung warga cepat memberi pertolongan selanjutnya korban ACM dan korban BS dibawa ke rumah sakit camatha sahidnya untuk dilakukan pengobatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sei Beduk.

Saat ditangkap, pelaku sedang bersembunyi. Dari keterangan pelaku, saat melakukan pengeroyokan para Pelaku dalam keadaan sadar dan tidak terpengaruh minuman keras.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah Samurai dengan gagang dan sarung warna hitam dengan panjang 80 cm, sebilah pedang gagang dan sarung warna coklat dengan panjang 49cm, sebilah parang dengan gagang warna hitam dengan panjang 55cm, dan sebilah parang dengan gagang warna hitam dengan panjang 41 cm.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 170 ayat (1), (2) Ke, 1e KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (*)

Sumber: Humas Polresta Barelang
Editor: Yusuf Riadi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News