Pencopet Makin Marak di Pasar Pagi Jodoh, Personel Polsek Lubuk Baja Ringkus Seorang Pelaku

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono menunjukan barang bukti hasil kejahatan, didampingi Kasihumas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba, Rabu (10/8/2022). (Foto: Adi/WartaKepri)

BATAM – Maraknya aksi pencopet di pasar pagi Jodoh, membuat resah masyarakat. Pelaku tak tebang pilih mengincar calon korbannya. Dalam beraksi, pelaku berjumlah dua orang mengalihkan perhatian korban hingga lengah, pelaku lainnya bertugas mengaksekusi.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto melalui Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono,
mengakui aksi pencopet di pasar pagi sudah berlangsung lama. Namun pihaknya terus memberikan atensi atas tindak kriminal yang meresahkan pengunjung pasar.

“Aksi pencopet di pasar pagi atau Tos 3000 jadi atensi kami Polsek Lubuk Baja, seorang terduga pelaku copet berhasil diamankan,” ujar Kapolsek Kompol Budi didampingi Kasihumas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba, usai pengungkapan kasus, Rabu (10/8/2022)

Dia menjelaskan, terduga pelaku copet berinisial BA (43) merupakan residivis spesialis copet di wilayah tersebut. BA memiliki partner dalam mencopet berinisial A. Saat diamankan, A berhasil melarikan diri dan kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Terduga pelaku A berstatus DPO karena kabur saat berusaha kita amankan,” jelas Kapolsek Kompol Budi.

Menurut Kapolsek, terduga pelaku sudah beraksi sejak 2015 lalu. Pelaku merupakan residivis pada kasus pencopetan dan baru keluar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) pada Juli 2021 silam.

“Setelah polisi menerima laporan dari korban pagi hari. Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja langsung bergerak cepat. Pada sore harinya berhasil diamankan atau kurang dari 24 jam,” ungkap dia.

Kejadian berawal pada Kamis 28 Juli 2022 Korban ingin membeli baju di pasar pagi Jodoh. Bermodus mengalihkan perhatian korban dengan menjatuhkan kunci tepat di bawah kaki korban sehingga perhatian korban tertuju pada kunci.

“Mereka berbagi tugas, satu orang mengalihkan perhatian dan lainya mengambil barang-barang miliki korban yang sudah diincar,” jelas Kapolsek Kompol Budi.

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil mengamankan barang bukti satu unit handphone milik korban dan kunci kamar kos-kosan pelaku.

Atas Perbuatannya pelaku di jerat dengan Pasal 363 Ayat (1) Ke – 4e K.U.H.Pidana. Dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono, menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati hati saat berkunjung ke pasar tos 3000. Pihaknya sudah menyebar wajah pelaku yang sering melakukan pencurian di wilayah tersebut, bagi pengunjung agar hati-hati terhadap barang bawaannya seperti hp, dompet dan tidak memakai perhiasan yang berlebihan untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan. (*)

Penulis/Editor: Yusuf Riadi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG