Curi Motor Warga, Dua Orang Terduga Pelaku Diamankan Polsek Batu Ampar

HARRIS BARELANG

BATAM – Dua orang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diringkus Unit Reskrim Polsek Batu Ampar. Mereka berinisial AL (35) dan HK (40) diamankan Polisi di lokasi dan waktu berbeda.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto melalui Kapolsek Batu Ampar, Kompol Salahuddin, saat pengungkapan kasus mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan laporan yang dibuat korban pada Senin (22/8/2022) malam.

Kejadian bermula, saat korban memarkirkan sepeda motor Yamaha Vixion warna putih miliknya di teras rumahnya kawasan Perumahan GMP Blok C Nomor 1 Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar, Kota Batam sekitar pukul 20.00 WIB.

Kemudian korban masuk ke rumah untuk beristirahat sepulang bekerja. Namun sekitar pukul 22.00 WIB, korban diberitahu anaknya bahwa sepeda motor sudah tidak ada di teras rumah.

“Korban membuat laporan polisi pada Selasa (23/8/2022) pagi, dan langsung dilakukan penyelidikan,” ujar Kapolsek Salahuddin, Selasa (30/8/2022) siang.

Penangkapan terduga pelaku dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar Ipda Much Dirga Pradhira Irianto Yasir, pihaknya mendapat informasi bahwa terduga pelaku jatuh dari sepeda motor saat melakukan aksi jambret di simpang Martabak Har Nagoya dan langsung dilakukan pengejaran.

“Pengejaran langsung dilakukan dan berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial AL. Kemudian dilakukan pengembangan, sehingga HK turut diringkus di wilayah Lubuk Baja pada Rabu (24/8/2023) malam,” jelasnya.

Sementara itu, pelaku AL diserahkan ke Polsek Lubuk Baja guna menjalani proses hukum kasus jambret. Sedangkan HK menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari tahu berapa kali telah melakukan tindak kejahatan.

“Pelaku tidak hanya mencuri sepeda motor, tapi juga melakukan aksi jambret. Namun yang kita tangani saat ini adalah tindak pidana curanmornya. Makanya saat ini kita masih kembangan TKP yang pernah dilakukan pelaku,” lanjutnya.

Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Vixion milik korban, BPKB STNK, kunci sepeda motor, dan kunci T yang sudah dimodifikasi untuk merusak kunci kontak sepeda motor.

Kedua pelaku, dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dan terancam hukuman 9 tahun penjara. (*)

Editor: Yusuf Riadi

FANINDO

Honda Capella