Ingin Melarikan Diri ke Surabaya, Terduga Pelaku Pencurian Emas di Bengkong Diringkus Polisi

179
Pelaku pencurian di bengkong
Kapolsek Bengkong Iptu Mardalis, bersama jajarannya berhasil meringkus terduga pelaku pencurian dan pembobolan rumah di Bengkong, Rabu (28/9/2022). Ia diamankan di Bandara Hang Nadim saat hendak melarikan diri ke Surabaya. (Foto: Dok Polsek Bengkong)

FANINDO

BENGKONG – Terduga pelaku pencurian emas senilai Rp 90 juta dan perhiasan mewah di kawasan Bengkong berinisial DRT (24) berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Bengkong.

DRT diamankan polisi tengah berada di Bandara Hang Nadim akan melarikan diri ke Surabaya. Polisi bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Pelaku diamankan anggota saat sedang menunggu di gate keberangkatan,” ujar Kapolsek Bengkong Iptu Mardalis, Rabu (28/9/2022).

Terduga pelaku pencurian diringkus Selasa siang, 27 September 2022, sekira pukul 14.30 WIB. Pelaku berhasil digelandang ke kantor polisi berikut dengan sejumlah barang bukti hasil curiannya guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Mardalis saat ini belum menyampaikan perkembangan lanjutan dikarenakan saat ini pihaknya sedang melakukan interogasi terhadap terduga pelaku.

“Saat ini terduga pelaku sedang diperiksa anggota penyidik. Kita tunggu perkembangan selanjutnya,” sebutnya singkat.

Dari penangkapan ini, polisi berhasil menyita barang bukti dari tangan pelaku di antaranya dua kalung emas beserta liontin (salip, mata rusa), satu cincin berlian, tiga cincin emas, satu gelang kaki emas, satu anting berlian, dan satu jam tangan mewah merek Redamancy warna hitam bersama kotaknya.

Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan satu lembar surat bukti gadai dari pegadaian, satu lembar surat dari salah satu toko emas di Batam, satu tas warna hitam merek converse, satu dompet warna cokelat merek longchamp berisikan surat perhiasan dan buku rekening.

Selanjutnya polisi juga menyita alat yang digunakan terduga pelaku saat beraksi seperti satu anak tangga alumunium, satu unit motor Vega R warna merah hitam, satu gunting stainless serta satu kayu panjang bermata besi.

Terduga pelaku diancam Pasal 362 dan atau Pasal 367 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dalam Keluarga dengan ancaman kurungan penjara maksimal 4 tahun.

Diberitakan sebelumnya, pencurian dan pembobolan terjadi di Perumahan Golden Prima, Kecamatan Bengkong, Batam milik Melvi Thobias.

Atas peristiwa tersebut, korban Melvi mengalami kerugian senilai kurang lebih Rp90 jutaan.

Kejadian ini terbongkar setelah Melvi baru saja pulang bekerja dan melihat serta menemukan pintu di bagian belakang rumah dalam keadaaan terbuka dan ada tanda kerusakan pada pintu.

“Setelah sampai rumah, lihat pintu belakang rumah sudah kebuka dan ternyata pintu rumah sudah dibobol,” ujarnya saat membuat laporan ke kantor polisi.

Saat masuk ke dalam rumah, Melvi kaget melihat kamarnya dalam kondisi berantakan. Pakaian yang biasanya tersimpan di lemari, justru berserakan di lantai. Setelah diperiksa, Melvi mengatakan ia kehilangan sejumlah perhiasan yang nilainya kurang lebih sekitar Rp90 juta.

“Yang hilang itu 3 kalung emas beserta liontin, 7 cincin emas, 1 gelang kaki emas, 1 anting berlian, 1 jam tangan mewah, dan 1 dompet berisi surat perhiasan serta buku rekening bank,” ungkapnya. (*)

Editor: Yusuf Riadi

Honda Capella