Operasi Zebra Seligi 2022, Kapolres: Edukasi Masyarakat Berlalu lintas Baik Demi Keselamatan

149
Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano menyematkan pita kepada perwakilan dari Pom AD, anggota personil Satlantas, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, tanda dimulainya Operasi Zebra Seligi.(Foto : Ist)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano memimpin langsung apel gelar pasukan Operasi Zebra Seligi 2022.

Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano menyematkan pita kepada perwakilan dari Pom AD, anggota personil Satlantas, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, sebagai tanda dimulainya Operasi Zebra Seligi.

“Operasi Zebra Seligi tahun 2022 tersebut tentunya dalam rangka menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas menjelang perayaan natal 2022 dan tahun baru 2023,” terang Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, Senin (3/10/2022).

Kapolres menambahkan operasi Zebra Seligi tahun 2022 ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Polda beserta jajarannya. Dengan tujuan, guna membangun disiplin masyarakat dalam berlalu lintas yang Presisi, menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan berlalulintas di wilayah hukum Polres Karimun.

“Operasi Zebra berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 3 Oktober hingga 16 Oktober 2022, dengan sasaran yakni masyarakat yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas serta lokasi rawan pelanggaran, sehingga mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas,” paparnya.

Kedepannya Kapolres berharap agar personil memahami target dan sasaran operasi Zebra Seligi ini.

Tidak hanya itu saja, menurut Kapolres dengan dilaksanakan operasi Zebra Seligi tersebut, dapat memaksimalkan serta penuh dengan tanggung jawab.

“Sehingga dalam pelaksanaanya berjalan secara optimal dan dapat berhasil sesuai dengan yang diharapkan,” pungkasnya.

Untuk itu, Kapolres meminta agar pelaksanaan Operasi Zebra Seligi ini mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan, fokus pada tindakan preentif dan preventif, dan memberikan pendidikan tentang bagaimana berlalu lintas yang baik dan berkeselamatan.

“Upayakan pendekatan yang simpatik sekaligus humanis serta lakukan sosialisasi kepada masyarakat baik secara langsung face to face, hingga melalui media, baik online, elektronik, maupun media cetak,” paparnya.

Kapolres menambahkan, tentunya juga akan dilakukan turjawali, yakni pengaturan, penjagaan dan pengawalan patroli, untuk menjamin Kamseltibcarlantas yang kondusif di wilayah hukum Polres Karimun,” tandasnya.

Kapolres menegaskan, untuk menghindari tindakan pungli dan lakukan tugas Operasi Zebra Seligi ini dengan baik, dan tidak melakukan tindakan yang kontra produktif yang dapat menurunkan citra institusi kepolisian.

“Pahami psikologi masyarakat lakukan edukasi dan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya ketaatan dan kepatuhan pada saat berlalu lintas di jalan, jalin komunikasi dan sinergisitas dengan TNI dan Instansi lainnya,” ujar Kapolres.

Kapolres menekan bahwa, pada Operasi Zebra Seligi ini terdapat 7 prioritas pelanggaran yang akan ditindak tegas.

Diantaranya pengemudi dibawah umur, berkendara sambil menggunakan handphone, melawan arus, serta berboncengan lebih dari satu orang.

“Selanjutnya tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), pengemudi yang mengendarai dalam pengaruh minuman keras
(beralkohol), serta mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan,” beber Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus mengapresiasi kepada instansi dan stakeholder terkait lainnya, dalam membantu menyukseskan Operasi Zebra Seligi ini.

“Selamat melaksanakan tugas, semoga kegiatan Operasi Zebra Seligi tahun 2022 ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara,” ujarnya.(Aman)

Honda Capella

FANINDO