
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Seorang pria paruh baya di Ungar, Tanjungbalai Karimun Kepulauan Riau, ditemukan tewas gantung diri di depan kamarnya.
Korban AR (67) nekat mengakhiri hidupnya dengan seutas tali lantaran diduga tak kuat dengan sakit yang dideritanya.
“Korban merupakan warga Jalan Awang Tjik RT. 001, RW 002 Desa Sei Buluh Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun ini pertama kali ditemukan tewas tergantung oleh istri dan anak korban,” terang Kapolsek Kundur, AKP Buala Harefa, Selasa (15/11/2022).
Kapolsek menceritakan kronologis kejadian berawal pada hari Selasa tanggal 15 November 2022, pukul 09.00 WIB, istri korban (Yanti) tiba dirumah, setelah mengisi bensin sepeda motornya.
“Yanti melihat sandal korban ada di teras samping rumah, tetapi tidak melihat korban,” kata Kapolsek.
Selanjutnya masih kata Kapolsek, Yanti terus memanggil korban, tetapi tidak ada jawaban dari korban. Hingga istrinya tersebut menelusuri hingga ke kamar mandi, tetapi korban tidak ada juga.
“Hingga istrinya mengecek ke dalam kamar korban, tetapi pintu kamar dalam keadaan tertutup dan sulit dibuka karena ada yang menghalangi pintu kamar,” sebut Kapolsek.
Merasa penasaran, kata Kapolsek istri korban tersebut melihat ke bagian atas pintu dan terpampang lilitan kabel di ventilasi pintu kamar korban.
“Istri korban mengecek dari jendela sisi luar kamar, terperangah dan berteriak melihat korban sudah dalam keadaan gantung diri dengan posisi korban terduduk dilantai dan bersandar di pintu kamar,” paparnya.
Dengan rasa sedih bercampur panik, kata Kapolsek Yanti segera memanggil anak beserta menantu korban.
“Dibantu warga lainnya, istri korban bersama keluarga berusaha untuk melepas lilitan kabel dari leher korban,” beber Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, dari hasil pemeriksaan luar oleh dokter UPT Puskesmas Ungar untuk VER awal, ditemukan adanya tanda bekas jeratan tali di bagian leher, alat kemaluan korban mengeluarkan cairan sperma.
“Pada bagian tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” ungkapnya.
Menurut keterangan para saksi dan Istri korban, kata Kapolsek korban menderita penyakit komplikasi dan kronis, sakit jantung, pembengkakan ginjal dan hati bernanah.
“Korban pun sudah berulangkali menyampaikan kepada keluarga, ingin mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri minum racun, terjun ke sumur hingga ke laut,” pungkasnya.(Aman)






























