Video Clara Cantika Tewas Tergantung Bukan Berasal dari Pesisir, Keluarga Sebut asal Pekanbaru

video Clara cantika 2
Video Clara Cantika

BATAM – Pengurus Ikatan Keluarga Pesisir Selatan membantah kalau wanita bernama Clara Cantika tewas gantung diri di kos-kosan putri kawasan Pelita 7 Kecamatan Lubukbaja, Rabu (14/12/2022) adalah warga Minang asal Painan Pesisir Selatan. Clara diakui pihak keluarga berasal dari Pekanbaru tepatnya Teluk Kuantan.

” Kami pengurus telah datang ke Rumah Sakit Bhayankara Polda Kepri pada Rabu malam kemarin. Kami telusuri alamat KTP korban, dan tidak ada keluaranya di Painan Pesisir Selatan. Lalu, kami dapat informasi dan berkomunikasi dengan kerabat korban dan menyebut berasal dari Teluk Kuantan Pekanbaru,” terang Jamal Dinata S.Pd M.M Selaku Ketua Ikatan Keluarga Pesisir Selatan (IKPS) Kota Batam, Kamis (15/12/2022) malam saat klarifikasi ke WartaKepri.

Terkait data KTP beralamat asal dari Pesisir Selatan, Jamal menyatakan itu yang memang jadi pertanyaan bersama, kenapa bisa dapat alamat KTP tersebut.

Berikut Video percakapan

Dikutip dari media batamline, diberitakan Keluarga Clara Cantika, korban bunuh diri di kos-kosan putri kawasan Pelita 7 Kecamatan Lubukbaja sudah tiba di Batam. Paman dan adik korban itu datang untuk menjemput jenazah, Kamis (15/12/2022) siang.

BACA JUGA Wanita Seksi Tewas Tergantung di Kosan Pelita Segaja Rekam Video Aksinya

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono menyebut jika saat ini jasad korban masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, Nongsa.

Pantauan pewarta, selepas magrib tadi pihak keluarga korban juga mendatangi kamar 32B lantai 3, kos-kosan tempat wanita 24 tahun tersebut gantung diri. Mereka didampingi oleh anggota Unit Reskrim Polsek Lubukbaja dan sekuriti kos-kosan tersebut.

“Mengemasi barang-barang korban untuk dibawa ke kampung halamannya,” jelas Budi.

Sebelumnya diberitakan, seorang wanita ditemukan tewas tergantung di kos-kosan Putri kamar 32B, jalan Pelita 7, Rabu (14/12/2022) pukul 11.30 WIB. Korban diketahui bernama Clara Cantika (24).

Pada berita pertama, wanita Clara Cantika kelahiran Pesisir Selatan, Sumatera Barat, saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan autopsi.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan secarik kertas yang bertuliskan, “Iam sorry for my bad, iam stupid, thanks, and love you.”

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono kepada menyebut, korban pertama kali ditemukan oleh Enol, salah seorang petugas kebersihan kos-kosan tersebut. Saat itu, Enol hendak bersih-bersih di kos-kosan tersebut.

Warta Kepri pun mendapat rekaman video rekaman sendiri korbanClara Cantika persiapkan diri untuk melakukan aksinya. (*)

Editor : Dedy Suwadha

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG