Tim Polsek Lubuk Baja Dor Kaki Iwan Pelaku Pembunuhan di Baloi Centre

BATAM – Tim Reskrim Polsek Lubuk Baja berhasil menangkap Iwan pelaku pembunuhan dengan korban MS yang terjadi 4 hari lalu di Baloi Center, Kecamatan Lubuk Baja Selasa (26/12/2022).

“Alhamdulillah berkat doa rekan-rekan pelaku penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa MS kemarin di Baloi Center sudah ketangkap. Terimakasih kepada deluruh pihak yg ikut membantu tim gabungan kami polres, polda dan BIN,”terang Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi hartono.

Kapolsek menjelaskan bahwa, pelaku ketangkap di hutan tepatnya depan PT Labtech, sekupang pukul 11.30 Wib-ketahuan posisi dari informasi masyarakat.

“Sebanyak 18 personel tim gabungan Krimsus polda kepri, opsnal Polresta Barelang, opsnal Polsek Lubuk Baja dan opsnal Polsek Sekupang serta BIN Kepri. Waktu di tangkap melakukan perlawanan akhirnya kenak timah panas kaki pelakunya,”jelas Kompol Budi Hartono.

Kapolsek mengatakan lagi bahwa, ternyata setelah ditanyakan keberadaan BB kepada pelaku, barang bukti alat yang di gunakan pelaku tersebut untuk menganiaya korban yakni sebilah parang, pelaku buang di samping rumah korban setelah melakukan aksinya.

“hari ini baru kami temukan dan amankan juga barang buktinya oleh tim kami” tambah kapolsek lubuk baja,”kata Kompol Budi Hartono

Terlihat dari proses penangkapan pelaku, kaki pelaku di dor oleh pihak kepolisian.

BACA JUGA Tim Polsek Lubuk Baja Dor Kaki Pelaku Pembunuhan di Baloi Centre Batam

Pengakuan Pelaku Iwan

Pelaku pembunuh suami mantan istri di Lubuk Baja, Kota Batam, Iwan (38) mengaku puas usai membunuh korban. Ia bahkan mengaku tidak menyesali perbuatannya.

“Saya puas, hati saya puas menghabisi Said. Dia yang telah merenggut kebahagiaan saya karena saya cinta dan sayang Fitri istri saya,” kata Iwan, Rabu (28/12/2022).

Menurut Iwan kekesalannya yang berujung pembunuhan terhadap korban M Said itu bermula dari pertengkaran ia dan sang istri. Iwan beberapa kali membujuk istrinya untuk pulang namun terus dihalangi korban.

“Istri saya yang berada di rumah Said (korban) itu beberapa kali saya coba jemput. Tapi dia selalu menghalangi saya. Padahal waktu itu saya dan istri belum cerai,” ujarnya.

Kemarahan Iwan terus memuncak saat Ia beberapa kali diajak korban Said untuk berduel. Korban sempat membawa parang panjang dan mengajak pelaku berduel namun ditolak.

“Dia pernah bawa samurai ke saya. Ajak saya untuk berduel tapi saya coba untuk sabar dan menolak. Setelah batas kesabaran saya habis, Saya datangi rumahnya,” ujarnya. (*/Polsek Lubuk Baja)

Laporan :Taufik Chaniago

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG