Hamsuardi Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Nurul Huda, Kegiatan Keagamaan Harus Terus Dihidupkan

Bupati Pasaman Barat Hamsuardi

SUMBAR – Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Huda, Padang Timbalun Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (21/2) malam, dihadiri oleh Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Hamsuardi. Dalam kesempatan itu Bupati Hamsuardi menyampaikan program Pemerintah Daerah di bidang keagamaan dan kegiatan keagamaan diyakini semakin meningkat, namun perbuatan ghibah harus dikurangi.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir camat Sungai Aur, wali nagari, sekretaris Satpol PP, dan stakeholder terkait, dengan menghadirkan Ustadz Ayah Mahadi dari Purba Baru Madina sebagai penceramah.

Bupati Hamsuardi mengatakan bahwa kegiatan keagamaan harus terus dihidupkan di tengah masyarakat. Ia menilai kegiatan keagamaan saat ini sudah mulai aktif, seperti majelis taklim, Wirid Yasin, peringatan hari-hari besar seperti Isra Mi’raj ini. Begitu juga dengan program Pemda di bidang keagamaan seperti Magrib Mengaji, Tahfiz Al-Qur’an juga telah meningkat.

PKP EXPO

“Kegiatan keagamaan memang meningkat. Namun, ghibah atau pergunjingan tidak juga berkurang. Dimana-mana terus membicarakan kejelekan orang lain, membicarakan teman sendiri. Sehingga ini menjadi tugas utama kita untuk menahan diri agar tidak membicarakan orang lain, apakah itu menggunjing, memfitnah atau ghibah,” katanya.

Ia juga meminta kepada camat, wali nagari, jorong untuk memantau keamanan di tengah masyarakat. Baik percekcokan antar saudara, maupun percekcokan di dalam keluarga antara suami dan istri, sehingga memancing perpecahan di keluarga.

“Dahulu persoalan seperti ini kita tidak boleh masuk. Sekarang saya minta camat, wali nagari, jorong ikut menyelesaikan persoalan yang seperti ini. Ikut menyelesaikan persoalan rumah tangga yang akan berujung perceraian,” katanya.

Program Pemda Pasbar, katanya akan berjalan jika masyarakat bahagia. Apakah itu program Magrib Mengaji, Tahfiz Al-Qur’an ataupun tentang berobat gratis. Sehingga rumah tangga yang memiliki KTP, KK yang lengkap akan lebih mudah untuk menggunakannya.

“Untuk itu, jorong harus memahami ini. Bagi masyarakat yang belum memiliki KTP, KK harus secepatnya dilaporkan kepada Disdukcapil. Segera urus, sehingga program Pemda itu bisa dimanfaatkan oleh yang bersangkutan,” tegasnya.(*/r)

Laporan :Taufik Chaniago

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24