Program Padat Karya (KP3K) di Bandara RHA TBK, Jahid: Sangat Membantu Masyarakat

Penyelenggaraan Program Padat Karya di Lingkungan Kementerian Perhubungan sesuai dengan PM 70 tahun 2021 dan diturunkan melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE 011 Tahun 2018, tentang Padat Karya Dalam Kegiatan Pembangunan dan Pemeliharaan Aset di Lingkungan Ditjen Perhubungan Udara.(Foto: Istimewa)


WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara menggelar Kegiatan Pendukung Program Padat Karya (KP3K) di sejumlah daerah di Kepulauan Riau.

Salah satunya yakni di Bandara Raja Haji Abdullah Tanjungbalai Karimun.

Kepala Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Fanani Zuhri menyebut, Kegiatan Pendukung Program Padat Karya (KP3K) ini merupakan salah satu program yang akan rutin dilaksanakan.

Honda Capella

“Akibat menurunnya pelbagai macam sektor ekonomi nasional, terus bertambahnya tenaga kerja terdampak PHK dan yang dirumahkan (Unpaid Leave),” terang Fanani, Senin (27/2/2023).

Sehingga kata Fanani Kegiatan Pendukung Program Padat Karya (KP3K) ini untuk memberikan wadah bagi warga Kelurahan Pamak, untuk mendapat penghasilan (sektor perekonomian).

“Pelaksanaan kegiatan pendukung program padat karya ini memiliki fungsi yang luas, salah satunya dari segi perekonomian, agar dapat meringankan pekerjaan,” paparnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Lurah Pamak, HM Jahid mengapresiasi sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bandara Raja Haji Abdullah, Tanjungbalai Karimun.

Dimana menurutnya, Kegiatan Pendukung Program Padat Karya (KP3K) yang mempekerjakan 30 orang warga sangat membantu.

“Kegiatan yang akan dilaksanakan 2 minggu ini sangat membantu masyarakat sekitar,” ujarnya.

Untuk itu pihaknya terus mendukung penuh program Padat Karya melalui kegiatan rutin yang sifatnya sederhana atau kegiatan yang tidak memerlukan keterampilan khusus tersebut.

“Meliputi maintenance seperti pemotongan rumput airstrip, pembersihan saluran, pengecatan dan pembersihan terminal serta gedung,” paparnya.

Tidak hanya itu saja, program Padat Karya kata Jahid meliputi pengecatan marka runway, perbaikan jalan lingkungan, pembersihan pagar pengamanan, pembuatan saluran drainase dan kegiatan-kegiatan lainnya.

“Yang berkaitan dengan kegiatan pemeliharaan di lingkungan bandar udara Raja Haji Abdullah,” tandasnya.(Aman)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News