
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – TKIT Darul Mukmin Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau kembali menggelar kegiatan Bonding “Sehari Bersama Ayah”.
Kegiatan wajib tahunan TKIT Darul Mukmin tersebut kali ini mengusung tema “Sehangat Pelukan Ayah Tercinta”, diselenggarakan sehari semalam, sejak Jum’at (3/3/2023), hingga Sabtu (4/3/2022).
Peserta My Daddy sendiri berjumlah 105 orang, terdiri dari 51 orang tua murid (para ayah) dan 54 orang teman-teman kecil.
Tugas mengasuh anak sendiri, bukan hanya dibebankan pada seorang ibu saja, akan tetapi ayah juga memiliki peranan yang sangat penting dalam membantu pertumbuhan anak.
“Bahkan peran ayah dalam mengasuh anak bisa membuat anak-anak merasakan pola asuh kedua orang tuanya secara utuh,” terang Kepala Sekolah TKIT Darul Mukmin, Dina Marlina, Jum’at (3/3/2023).
Dengan demikian, kata Kepala Sekolah bersahaja ini semangat untuk menjalankan tanggung jawab secara bersama-sama akan tercipta.
“Sehingga dalam membentuk apapun (karakteristik anak), membesarkan si buah hati dapat tercapai dengan baik,” ucap Dina.
Terlebih menurutnya, anak usia dini merupakan periode emas atau golden age, dimana tahapan pertumbuhan dan perkembangan yang paling penting pada masa awal kehidupan anak.
“Masa golden age hanya terjadi sekali dalam hidup anak. Jadi, orang tua sebaiknya memandu anak mengasah pelbagai kemampuan yang dimilikinya, sehingga membentuk karakter baik pada anak sejak dini,” paparnya.
Tidak hanya itu saja, menurut Dina pilihan untuk orang tua guna mengasah pelbagai kemampuan murid banyak hal, diantaranya seperti mengasah kemampuan emosi, fisik, motorik, dan aktivitas mental yang membuat suatu individu mampu menghubungkan, menilai, dan mempertimbangkan suatu peristiwa, sehingga anak tersebut mendapatkan pengetahuan setelahnya (kognitif).
“Melalui kegiatan ini mampu memberikan kenangan tersendiri, bahagia kepada teman-teman kecil dimasa golden agenya, sehingga berdampk positif untuk tumbuh kembangnya,” ucap Dina.
Tujuan kegiatan wajib tahunan TKIT Darul Mukmin “My Daddy” kata Dina, menjadikan suatu momentum guna menjalin keakraban atau bonding antara ayah dan anak.
“Karena kedekatan antara ayah dan sang anak ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri pada anak, meningkatkan kecerdasan, serta melatih emosi anak menjadi lebih stabil dan terhindar dari perilaku negatif,” tandasnya. (Aman)



























