Arus Balik Mudik H+7 Terjadi Lonjakan Kendaraan Tol Pekanbaru-Bakinang 102,6 Persen Dari Hari Biasa

HARRIS BARELANG

RIAU – Selama arus balik dan arus mudik Hari Raya Idul Fitri, 1444 Hijriah mulai H-7 dan H+7, terjadi lonjakan kendaraan yang memanfaatkan jalan Tol Pekanbaru-Dumai dan tol Pekanbaru-Bangkinang. 

Tercatat volume kendaraan pada ruas Pekanbaru-Dumai sebanyak 23.072 kendaraan, atau lebih tinggi 30 persen dari volume kendaraan normal. Sedangkan ruas Pekanbaru – Bangkinang sebanyak 10.101 kendaraan atau lebih tinggi 102,6 persen dari volume lalulintas kendaraan pada hari normal. 

“Secara spesifik, selama arus balik lebaran 2023 didapati lonjakan lalu lintas yang masih cukup tinggi dimana pada H+7. Kami memprediksi lonjakan puncak arus balik Lebaran 2023 kedua akan terjadi pada nanti malam, Minggu (30/4) hari ini,” ujar EVP Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol, PT Hutama Karya (Persero), Dwi Aryono Bayuaji.

Dijelaskannya, Hutama Karya juga mencatat lonjakan trafik kendaraan yang signifikan, sebanyak lebih dari 2,8 juta  kendaraan telah melintasi ruas-ruas Jalan Tol Tran Sumatra (JTTS), yang dikelola oleh Hutama Karya. Angka tersebut meningkat 41,85 persen jika dibandingkan dengan hari biasa.

“Sedangkan secara spesifik, selama arus balik Lebaran 2023 didapati lonjakan lalu lintas yang masih cukup tinggi dimana pada H+7, atau Sabtu (29/4), terdapat sebanyak total 14.013 kendaraan yang keluar dari Sumatra via Gerbang Tol Bakauheni Selatan di Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, yang merupakan pintu keluar akhir dari Jalan Tol Trans Sumatera atau meningkat sebanyak 63,6 persen jika dibandingkan dengan volume Normal,” ungkapnya. 

Untuk mengoptimalkan pelayanan selama periode arus mudik 19-21 April, dan arus balik 25 April-1 Mei, Hutama Karya bersama Kementerian BUMN juga menyediakan sejumlah fasilitas diantaranya booth pijat & obat gratis, dan takjil/refreshment  di sejumlah titik tempat istirahat atau di rest area.(Mediacenter Riau)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP PROMO ENTENG