Narkotika Jenis Ekstasi di Musnahkan Ditresnarkoba Polda Kepri

HARRIS BARELANG

Batam – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis Ekstasi dari kasus tindak pidana (TP) Narkoba yang terjadi di wilayah Kota Batam beberapa waktu lalu. Minggu, (7/5/2023).

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP-A/34/IV/2023/SPKT. Ditresnarkoba Polda Kepri, tanggal 14 April 2023 dengan jumlah tersangka 1 orang dan telah di amankan Ditresnarkoba Polda Kepri.

Kegiatan pemusnahan dipimpin oleh PS. Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri Kompol. Soeharnoko didampingi perwakilan BNNP Kepri AKBP. Jamaluddin, dan perwakilan dari Bidhumas Polda Kepri Paur 2 Subbid Penmas Bidhumas Polda Kepri IPDA. Mahardika Sidik, dan rekan-rekan Media.

″Hari ini kita laksanakan pemusnahan narkotika jenis Ekstasi sebanyak 2.240 Butir dari tersangka 1 orang inisial MJ, berdasarkan lampiran berita acara pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik No. Lab: 0589/NNF/2023, tanggal 26 April 2023 barang bukti tersebut dinyatakan Positif mengandung MDMA yang termasuk dalam Narkotika Golongan I nomor urut 37 Lampiran Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta surat dari Kejaksaan Negeri Batam Nomor: B/226/IV/RES.4.2./2023/Ditresnarkoba, tanggal 17 April 2023 tentang Ketetapan status barang sitaan Narkotika maka pada hari ini kita laksanakan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis Ekstasi.” Jelas PS. Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri Kompol. Soeharnoko.

Lanjut, PS. Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri Kompol Soeharnoko, mengungkapkan bahwa barang bukti narkotika Jenis Ekstasi yang berhasil disita oleh Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri adalah sebanyak 2.328 Butir dan yang dimusnahkan sebanyak 2.240 Butir yang mana sisanya sebanyak 88 Butir narkotika Jenis Ekstasi disisihkan untuk pemeriksaan secara Laboratorium di Labfor Polda Riau dan untuk pembuktian di Pengadilan.

“Untuk tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman Hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.1.000.000.000.- (satu milyar) dan paling banyak Rp.10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah)”. Tutup Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri Kompol Soeharnoko.(*)

Kiriman: Rama

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP PROMO ENTENG