Sosialisasi PPDB SMP Pasbar Tahun 2023 Dimulai, Kadisdik Agusli Tegaskan Tidak Boleh Ada Pungutan



WARTAKEPRI.co.id, Pasbar – Tahun ajaran baru 2023/2024 sudah semakin dekat, sebelum itu tentu diawali dengan kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) baik pada tingkat PAUD, SD maupun SMP.

Agar proses pelaksanaan PPDB berjalan dengan baik, mudah dan lancar, Pemerintah Daerah Pasaman Barat (Pasbar) melalui Dinas Pendidikan membuat Juknis PPDB dan mensosialisasikannya kepada para kepala sekolah. Dan pelaksanaan sosialisasi PPDB SD dan SMP secara maraton telah dilaksanakan selama 2 hari, yakni pada Kamis dan Jumat tanggal 8 hingga 9 Juni 2023.

Pada Jumat (9/6), Kepala Dinas Pendidikan Pasbar Agusli didampingi Kabid SMP Reflisman, Kasi peserta Didik Syamsul Bahri, dan Kasi Kurikulum SMP Yulia Fitra sebagai narsum, melakukan sosialisasi PPDB SMP di SMP N 1 Luhak Nan Duo, yang diikuti oleh seluruh kepala sekolah SMP se-Pasbar.

Dalam arahannya Kadisdik Pasbar Agusli menyampaikan, bahwa menurut informasi Ombudsman tahun 2022 lalu, proses PPDB di Sumatera Barat merupakan hal yang banyak disampaikan melalui pengaduan Masyarakat. Oleh sebab itu, Agusli berharap di tahun 2023 ini Sumbar khusunya Pasbar harus berusaha meminimalisir kesalahan, sehingga masyarakat merasa nyaman.

Kadisdik secara tegas menyampaikan agar pada proses PPDB SD dan SMP jangan sampai ada dan dilarang melakukan pungutan, mengkordinir pengadaan pakaian seragam siswa baru dan istilah pembayaran uang bangku.

”Andaikan ada oknum Kepala Sekolah atau panitia PPDB sekolah yang terbukti melanggar aturan yang ada, maka yang bersangkutan akan mendapat sangsi tegas sesuai ketentuan,” tegas Agusli.

Dalam kesempatan itu Kadisdik Agusli juga mengajak seluruh Kepala Sekolah, para guru, tenaga kependidikan dan komite sekolah berupaya untuk meciptakan sekolah yang sehat, bersih, rapi, disiplin, dan tidak ada kekerasan.

“Kondisi ini tentu akan menyenangkan bagi warga sekolah. Jika di sekolah sudah tercipta suasana yang menyenangkan, tentu sekolah kita akan dinilai baik oleh masyarakat. Tujuan pembelajaran tidak sulit untuk dicapai, tentu sekolah kita juga akan menjadi sekolah favorit dimata masyarakat,” ucap Agusli.(r)

Kiriman:Taufik Chaniago

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News