Penyebab Warga Lobam dan Tj Uban Bintan Terpaksa Tidak Lanjut ke Sekolah Negeri

Penyebab Warga Lobam dan Tj Uban Bintan Terpaksa Tidak Lanjut ke Sekolah Negeri
Penyebab Warga Lobam dan Tj Uban Bintan Terpaksa Tidak Lanjut ke Sekolah Negeri

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Warga Srikuala Lobam (SKL) mengharapkan pemerintah provinsi membangun sekolah menengah atas. Selama ini, siswa tamatan yang tinggal dan sekolah SMP di Srikuala Lobam yang memang berjarak cukup jauh juga.

Seperti diketahui, Kecamatan Bintan Utara (Binut) dan Kecamatan Srikuala Lobam (SKL) Kabupaten Bintan bertetanggan. Kondisi penduduk mulai ramai terlihat dari jumlah pelajar yang juga bertambah ramai.

Oleh itu, masyarakat khusus di Srikuala Lobam menginginkan penambahan Unit Sekolah Baru setingkat SLTA.

Dari hasil informasi yang didapat, anak siswa yang baru tamat sekolah Menengah pertama banyak yang menginginkan melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) yang hanya ada satu-satunya di Kecamatan Bintan Utara.

Namun banyak merasa kecewa, sebab keterbatasan kuota, sehingga anak anak terpaksa tidak melanjutkan sekolah ke jenjang SLTA

Tim Wartakepri.co.id pun turun melakukan audensi secara acak kemasyarakat. Hasilnya, seluruh orang tua yang masih memiliki anak pelajar menginginkan penambahan SMA Negeri di Lobam.

Mishar masyarakat Lobam menjelaskan ada beberapa sekolah negeri untuk jenjang tingkat menengah Kejuruan (SMKN), namun untuk SLTA hanya ada satu di Kecamatan Bintan Utara.

Sedangkan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjumlah puluhan sekolah di dua Kecamatan Bintan Utara dan Srikuala Lobam.

“Tentunya ketidak seimbangan terjadi, dengan keadaan ini Pemerintah Kabupaten Bintan dapat memikirkan untuk dapat secepatnya menambah (USB) Sekolah Menegah Atas. Hal ini sangat dibutuhkan untuk siswa yang ingin melanjutkan pendidikan kedepannya,” harapnya.

Menurut Mishar, minta ke pemkab Bintan secepatnya mengusulkan ke Pemerintah Daerah Provinsi Kepri, upaya menambah USB diantara dua Kecamatan Binut dan SKL.

Sehingga memberi kesempatan anak-anak Siswa yang baru tamat SMP berkesempatan menimba ilmu di Sekolah Negeri.

“Saat ini saja, para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan Menengah Atas Negri terbatas untuk dapat masuk, bagai mana nanti kedepannya,” tegas Mishar Anak Lamongan. (*)

Pengirim: Agus Ginting

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG