Optimis Raih 60 Ribu Suara, Sri: Kontribusi dan Emansipasi Kesetaraan Gender

Calon legislatif DPR RI dari partai Gerindra
HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Anggota Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN),
Sri Rezeki resmi diganti, pada Rabu (9/8/2023).

Pengunduran dirinya secara resmi digantikan oleh Dirha Muzakir berdasarkan surat dari DPD Partai Amanat Nasional bernomor PAN/033-03/K-S/B/066/VI/2023.

Acara serah terima jabatan anggota DPRD pengganti antar waktu dalam rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Karimun, Yusuf Sirat di gedung Balai Rong Sri.

Kini istri dari Zai Zulfikar yang merupakan anggota DPRD Karimun Fraksi Gerindra berjuang meraih suara pada ajang kontestan maju untuk DPR RI di perhelatan demokrasi 2024 mendatang.

Dengan dukungan dari keluarga besar dan juga masyarakat Kepulauan Riau, dirinya siap melenggang ke Senayan Jakarta.

“Mohon doa restu dan dukungannya, saya pribadi siap dan akan maju untuk calon anggota DPR RI dari fraksi Gerindra,” ujar perempuan yang mempunyai 5 orang putra ini.

Pihaknya pun terus memantapkan persiapan untuk menuju Pileg 2024 mendatang.

“Apabila ada kesempatan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khsusunya di Kepulauan Riau pada tingkatan yang lebih tinggi saya bersedia dan selalu siap,” ungkapnya.

Partisipasi perempuan di Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Karimun menurutnya dalam ajang kontestan perhelatan Pemilu masih sangat rendah.

Untuk calon legislatif dari partai Gerindra yang akan maju di DPR RI yang berasal dari Kepulauan Riau kata Sri hanya 4 orang saja, termasuk dirinya.

Ia pun optimis akan mampu meraih penuh 60 ribu di lumbung suara yang tersebar di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

Calon legislatif DPR RI dari partai Gerindra Dapil Kepulauan Riau, Sri Rezeki siap melenggang ke Senayan Jakarta. Optimis raih 60 ribu suara.(Foto: Aman)

“Keterwakilan perempuan di lembaga legislatif justru sangat dibutuhkan dan sangat berpeluang bagi para kaum hawa,” paparnya.

Minimnya angka keterwakilan perempuan di parlemen, masih kata Sri sedikit banyak berpengaruh terhadap isu kebijakan terkait kesetaraan gender.

“Untuk itu hati nurani saya terpanggil, untuk mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan gender, dengan terus mendorong kaum perempuan untuk ikut berpartisipasi dalam segala lini pembangunan,” paparnya.

Tidak hanya itu saja, menurutnya kaum perempuan juga harus mampu memberikan kontribusi dalam pelbagai bidang, diantaranya yakni bidang agama, ekonomi, hukum, lingkungan, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya.

“Hal tersebut merupakan topik menarik saat kampanye politik. Oleh karena itu, calon legislatif perempuan memerlukan pelbagai macam pengetahuan yang cukup, diantaranya terkait regulasi dalam tematik (topik pembahasan),” tandasnya.(Aman)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG