Golkar dan PAN Resmi Dukung Prabowo, Politisi Rommy: Goodbye KIB

Golkar dan PAN Resmi Dukung Prabowo, Politisi Rommy
Golkar dan PAN Resmi Dukung Prabowo, Politisi Rommy. Foto Twitter

JAKARTA – Arah dan Peta koalisi semakin jelas setelah Golkar dan PAN resmi memberi dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai bakal capres 2024. Arah Golkar dan PAN ke Prabowo bagaimana dengan status Koalisi Indonesia Bersatu ( KIB ) bubar atau masih jalan ditempat.

Seperti diketahui dalam keterangannya, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan Prabowo Subianto, “Sejalan dan setujuan dengan Partai Golkar.”

“Karena bapak Letnan Jenderal Prabowo Subianto lahir dari rahim Partai Golkar. Oleh karena itu beliau mengikuti kegiatan di Partai Golkar, kekaryaannya tidak diragukan lagi,” kata Airlangga di Museum Proklamasi, Jakarta, Minggu (13/08/2023).

PKP EXPO

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan mengatakan dukungan untuk Prabowo sudah “melalui pertimbangan yang matang. “Kami sudah 10 tahun bareng-bareng dengan Pak Prabowo,” kata Zulkifli.

Namun, di tengah deklarasi ini Prabowo Subianto belum memberikan sinyal siapa bakal calon wakil presiden pilihannya.

“Pembicaaan cawapres akan terus berdiskusi musyawarah untuk semua partai sekarang dalam koalisi politik ini,” kata Prabowo.

Dengan deklarasi ini, maka Prabowo Subianto memperoleh dukungan dari empat parpol yaitu Golkar, PAN, Gerindra dan PKB. Koalisi anyar ini memiliki sekitar 41,41% suara di DPR.

Rommy: Goodbye KIB

“Dengan adanya dukungan resmi PAN dan Partai Golkar ke Pak Prabowo hari ini, otomatis hari ini pula lah ‘peresmian’ bubarnya KIB alias good bye KIB,” kata Ketua Majelis Pertimbangan Partai PPP Romahurmuziy (Rommy) seperti dikutip dari Detik.

Sebelumnya, KIB terdiri dari Golkar, PAN dan PPP. Lebih awal, partai berlambang Ka’bah telah memposisikan diri untuk merapat dengan PDI Perjuangan mendukung bakal capres Ganjar Pranowo.

Peta koalisi yang semula telah terbentuk mengalami pergeseran setelah PDI Perjuangan mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden menghadapi Pemilu 2024.

Setidaknya ini ditandai sikap PPP yang secara resmi juga mendukung Ganjar Pranowo sebagai bakal capres. Jelas bahwa partai berlambang Ka’bah akan membentuk poros baru bersama PDI Perjuangan.

Pengamat politik mengestimasi tiga koalisi besar akan terbentuk mengikuti figur yang bertarung pada Pemilu 2024: Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto.

Sementara itu, meskipun tak bisa lagi menjabat presiden, Jokowi dinilai berupaya menjadi “king maker” untuk memastikan warisan infrastruktur dan Ibu Kota Nusantara tetap berlanjut.

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memastikan membentuk poros baru bersama PDI Perjuangan untuk mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden 2024.

Sikap ini sempat menuai tanya tentang keberadaan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), lantaran PPP adalah salah satu anggotanya, selain PAN dan Golkar. (*)

Sumber : bbc

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG