Jurus Jitu Restocking Kementerian KKP untuk Ketahanan Pangan di Pesisir Karimun

Kementerian KKP
Menjaga kelestarian spesies sekaligus upaya peningkatan pemanfaatan sumberdaya perairan dan kelestarian lingkungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama pemerintah daerah Kabupaten Karimun melepas 50 ribu ekor benih ikan di perairan Leho, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (29/8/2023).(Foto: Istimewa)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Guna menjaga kelestarian spesies sekaligus sebagai upaya peningkatan pemanfaatan sumberdaya perairan dan kelestarian lingkungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia ( Kementerian KKP ) bersama pemerintah daerah Kabupaten Karimun melepas 50 ribu ekor benih ikan di perairan Leho, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan rangkaian acara Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2023,” terang Bupati Karimun Aunur Rafiq, Selasa (29/8/2023).

Bupati menyebut, restocking ikan merupakan penebaran benih ikan spesies asli. Untuk hasil tangkapan ikan sendiri bagi para nelayan akhir-akhir ini sangatlah menurun.

PKP EXPO

“Diharapkan benih ikan yang ditebar ini, 5 bulan kedepan mampu memberikan kontribusi sektor perikanan bagi para nelayan,” harapannya.

Bupati menambahkan, penaburan benih ikan jenis kakap putih di kawasan pesisir tersebut terealisasi berkat adanya usulan dari Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad yang ditujukan kepada Kementerian KKP.

“Mekanisme pendistribusian 50 ekor benih melalui usulan Gubernur dan alhamdulillah akhirnya disetujui. KKP memerintahkan balai benih untuk menyiapkan dan segera dilaksanakan restocking,” paparnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Direktur Jendral Pengelolaan Ruang dan Laut (Dirjen PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Viktor Gustaf Manopo mengakui, memilih benih jenis ikan kakap putih dikarenakan cocok dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat nelayan.

“Dimana, ikan kakap putih memiliki protein yang sangat tinggi dibandingkan jenis ikan lainnya,” ungkap Manopo.

Pihaknya pun menyinggung tentang restocking dan pengelolaan ruang laut. Dimana menurutnya telah menjadi salah satu isu strategis dalam pembangunan kelautan dan perikanan.

“Guna perluasan kawasan konservasi laut, penangkapan ikan terukur dan terarah serta pembangunan perikanan budidaya ramah lingkungan dan pengelolaan serta pengawasan pesisir dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan,” tandasnya.(Aman)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG