Kepala BP Batam, Kapolresta, Dandim dan Kejari Batam Tidak Ingkar Janji ke Warga Rempang

Kepala BP Batam, Kapolresta, Dandim dan Kejari Batam Tidak Ingkar Janji ke Warga Rempang
Kepala BP Batam, Kapolresta, Dandim dan Kejari Batam Tidak Ingkar Janji ke Warga Rempang


WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH bersama Kepala BP Batam dan Forkopimda Kota Batam Kunjungi masyarakat Kampung Pasir panjang Rempang Galang Batam bertempat di Masjid Al-Amin Pasir Panjang Kelurahan Rempang Cate Kecamatan Galang, Kamis (21/09/2023)

Kegiatan dihadiri oleh Kepala BP Batam H. Muhammad Rudi, Kapolresta Barelang Kombes Pol. Nugroho Tri N, Kajari Kota Batam Herlina setyorini, Dandim 0136 Kota Batam Letkol inf Galih Bramatyo, Direktur Pengelolaan Pertanahan Ilham Eka Hartawan, Kasat Intelkam Polresta Barelang Kompol Yudiarta Rustam, Wakil Ketua III DPRD Kepri Dr Tengku Afrizal Dahlan, Kapolsek Galang Iptu Alex Yasral, Camat Galang Ute Rambe, OPD Kota Batam, Lurah rempang Cate Azam, Pendiri Lang Laut Suherman, serta Masyarakat Pasir Panjang.

“Saya sampaikan kepada masyarakat Pasir Panjang tentang hak bapak ibu sekalian secara dialog di lingkungan pasir panjang ini. Hak masyarakat Galang tidak boleh lebih rendah dari apa yang bapak ibu tempati dan sarasan sekarang ini,” kata Kepala BP Batam dalam sambutatnnya.

Adapun tanggungan yang kami berikan yaitu Rp 1,2 juta Perkepala untuk biaya kehidupan akan ditanggung dan Rp 1,2 juta untuk sewa rumah sampai menerima rumah baru dari BP Batam. Untuk sertifikasi mau BP Batam atau Notaris yang menandatanganinya tergantung kesepakatan Masyarakat Rempang Galang.

” Untuk pantai akan kita rapikan sebagai tempat penyaandaran sampan masyarakat. Akan dibangun dermaga kapal untuk mendrop ikan hasil dari masyarakat. Melengkapi pendidikan di kampung untuk skolah kejuruan agar bisa bekerja di PT. MEG. Kemudian di buat wa grup kampung pasir panjang untuk informasi terbaru terkait pembagian insentif dan lain lain,” ucap Muhammad Rudi lagi.

Kajari Kota Batam Roselina Setyorini mengatakan kehadiran Kejaksaan disini sebagai unsur Forkopimda Kota Batam yang berawal suatu Produk hukum yang harus di ikuti. Jaksa itu ada dua tugas pokok, yang pertama jaksa penuntut umum dan yang kedua jaksa pengacara negara yang bisa mewakili pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan, untuk memberi kepastian hukum dan memberi keadilan.

Kapolresta Barelang Kombes Pol. Nugroho Tri N, mengatakan pihak kepolisan bertugas sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, harkabtimas dan penegakan hukum untuk langkah terakhir. “Kami akan mengawal kegiatan investasi ini untuk menjamin keamanan masyarakat dan pihak dari BP batam selaku pelaksana,” papar Kapolresta.

Kami dari kepolisian, kejaksaan akan mengawal semua sosialisasi BP Batam. Seandainya ada ingkar janji dari sosialisasi ini, maka itu akan di proses hukum. Masyarakat bisa melaporkan.

Kapolresta menjelaskan kalau tim terpadu dakan bertindak kemarin sudah sesuai dengan SOP yang berlaku. Terkait 8 orang yang diamankan sudah diberikan penangguhan penahanan. Apabila semua berjalan dengan aman tertib di Rempang insyaallah bisa dilakukan Restorative Justice atau SP3 akan diberikan. Semoga 8 orang yang di tangguhkan bisa di selesaikan dengan tidak proses hukum.

Termasuk kejadian pada tanggal 11 september lalu, masih dipertimbangkan bisa ditangguhkan juga apa enggak.

“Saya harapkan kita semua dalam hal ini bisa menahan emosi, berpikir jenih bertindak dengan kepala dingin dan hati yang bersih. Kemudian saya sampaikan saat ini mungkin banyak beredar berita hoax, dalam arti jangan menshare konten atau berita yang blum tentu kebenarannya, karena bisa di kenai pidana. UU ITE, bijaklah mengelola media sosial, saya harap masyarakat bisa mengelola media dengan baik. Seperti konten komentar negatif dapat memecah belah masyarakat rempang. Akan saya cari orang yang menyebar dan itu bisa di lacak dengan cyber jadi harus hati hati menshare berita yg tidak benar,” ucap Kapolresta Barelang Kombes Pol. Nugroho Tri N.

Dandim Letkol Inf Galih Bramatyo menyampaikan Kodim mewakili TNI yang ada di Kota Batam, mempunyai tugas untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan RI. TNI menginginkan jangan sampai rakyat Indonesia khususnya Rempang Galang terpecah belah. Maka jika itu terjadi situasi di wilayah kita sudah tidak aman, dengan ini harapannya khususnya di pasir panjang mari bersamasama ciptakan situasi aman, damai dan kondusif.

BACA JUGA Lima Keuntungan Rempang Eco City Bagi Warga Rempang-Galang

“Karena disini yang bisa membuat rasa aman damai ialah bapak ibu sendiri. Disini kami membantu apabila ada situasi yang tidak aman, kami akan turun untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Semoga proyek strategi nasional dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan semua,” tambah Dandim Letkol Galih.

Kemudian juga diisi dengan pembagian sembako oleh Forkopimda Kota Batam kepada masyarakat Kampung Pasar Panjang.(*)

AKP Tigor Sidabariba, S.H.
Kasi Humas Polresta Barelang

@wartakepri.co.id Info Terbaru, Kepala BP Batam Rudi Ungkap Investasi PT MEG di Rempang Rp 178 T hanya di lahan 2000 Hektar, Bukan Semua 16 Kampung Tua di Rempang, 15 September 2023 #melayu #rempang #batam #tribunbatam #wartakepritv #bpbatam #media #pulaurempang ♬ suara asli – wartakepri.co.id – WartaKepri.co.id

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News