Penyebab Harga Sembako di Anambas Naik Jelang Nataru 2023

Penyebab Harga Sembako di Anambas Naik Jelang Nataru 2023
Penyebab Harga Sembako di Anambas Naik Jelang Nataru 2023


ANAMBAS – Sejumlah Kebutuhan bahan pokok ( Sembako ) di Anambas mengalami kenaikan harga mulai awal Desember 2023. Penyebab kenaikan dipicu harga jual di daerah asal sudah naik, ditambah dengan ongkos transportasi juga alami kenaikan.

Salah seorang pembeli di pasar Inpres Tarempa Sarinawati mengeluhkan sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan, seperti yang dirinya beli yaitu cabai merah, dimana sebelumnya cabe merah berkisar Rp100 ribu kini cabe merah di pasar Inpres Tarempa mencapai Rp120 ribu per kilogramnya, tentu hal ini yang membuat sejumlah pembelian menjerit.

“Kemarin harga cabai disini sekitar 100 ribu, masak jelang Nataru naik drastis menjadi 120 ribu, ini ngak masuk akal, semoga pemerintah dan pelaku usaha moda transportasi bisa memberikan jalan agar bahan pokok di wilayah perbatasan seperti anambas bisa turun, sehingga kost pengeluaran kebutuhan sehari hari bisa optimal,” ucapnya.

Sarinawati juga menjelaskan bahwa selain menjelang Nataru, saat ini kita sudah memasuki musim pancaroba, seperti gelombang tinggi, cuaca ekstrim, yang membuat sulitnya pemasukan untuk kebutuhan sehari hari.

“Saat ini kita sudah mau masuk musim penghujan, dan musim angin Utara, suami saya sulit melaut jika faktor ini sudah melanda anambas, jika sudah sulit melaut maka pendapatan berkurang, jadi mau dibeli pakai apa bahan pokok untuk kebutuhan keluarga setiap harinya,” ucapnya.

BACA JUGA 16 KK Warga Stunting di Tarempa dapat Bantuan Sembako dari Camat dan Lurah

Sementara itu salah seorang Pedagang di Pasar Inpres Tarempa Aina mengatakan bahwa naiknya bahan pokok seperti Cabe, bawang, dan lainya, sudah berlangsung sepekan terakhir belakangan ini, namun demikian saat ini jumlah pembeli masih kategori normal.

” sudah sepekan bahan pokok naik, untuk jumlah pembeli masih kategori normal, semoga saja menjelang Nataru dan musim pancaroba ini sejumlah kebutuhan pokok di Anambas mengalami penurunan, sehingga masyarakat ramai berkunjung ke pasar, faktor naiknya bahan pokok disebabkan oleh biaya transportasi, ongkos buruh, kemudian bahan pokok yg berada di luar daerah memang sudah mengalami kenaikan, itulah alasannya kenapa naik semua bahan pokok,” ucapnya.

Untuk bahan pokok yang mengalami kenaikan antaranya adalah Cabe rawit dimana sebelumnya Rp80 ribu per kilogram, sekarang menjadi Rp100 ribu per kilogram, sedangkan Cabe Merah sebelumnya Rp100 ribu sekarang Rp120 ribu per kilogram, untuk bawang putih sebelumnya Rp 35 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp 40 ribu per kilogram nya, sedangkan untuk bawang merah Rp20 ribu sekarang Rp30 ribu per kilogram nya, untuk komoditi lainnya, seperti sayur mayur masih kategori normal.(*)

Tulisan : Rama

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News