Kakanwil Kemenkumham Kepri: Strategi Capai Ketahanan Pangan di SAE Dompak

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kepri, I Nyoman Gede Surya Mataram
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kepri, I Nyoman Gede Surya Mataram


WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Kepri, I Nyoman Gede Surya Mataram mengatakan, progres penanaman tananam padi yang digarap oleh warga binaan Rutan Kelas I Tanjungpinang, merupakan salah satu langkah program untuk mewujudkan ketahanan pangan.

“Tanaman padi yang ditanam di atas lahan 5 x 25 meter ini telah berusia 50 hari. Padi tersebut nampak telah menguning dan subur, menunggu masa panen, begitu juga dengan tanaman jagungnya,” tutur I Nyoman Gede Surya Mataram, saat berkunjung ke sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Kelas I Dompak, Tanjungpinang, Kamis (7/12/2023).

Kunjungan perdananya tersebut lebih dalam untuk melihat secara langsung progres penanaman padi yang digarap oleh warga binaan Rutan Kelas I Tanjungpinang, agar hasilnya dapat lebih meningkat.

“Menargetkan produksi beras dan jagung di Rutan Kelas I Tanjungpinang Dompak, agar hasilnya dapat lebih meningkat,” sebut I Nyoman Gede Surya Mataram, didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan, dan Teknologi Informasi, Novriadi serta Penyuluh Dinas Pertanian Provinsi Kepri Karmadi.

Pada kesempatan tersebut, Kakanwil juga meninjau progres ujicoba penanaman padi di lahan yang mengandung bauksit, yang terletak di Pulau Dompak Tanjungpinang.

“Penanaman padi telah dimulai pada awal bulan September 2023 dengan menggunakan metode tanam benih langsung (Tabela),” paparnya.

Kakanwil mengapreasiasi sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang beserta jajarannya, yang telah berhasil memperdayakan warga binaan dalam program ketahanan pangan, sebelum kembali ke masyarakat atau dalam proses reintegrasi sosial.

“Penyelenggaraan SAE sendiri bertujuan untuk mengoptimalkan pembinaan kemandirian dengan membaurkan warga binaan Pemasyarakatan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu saja, menurutnya program tersebut juga mampu memberikan peluang partisipasi serta edukasi bagi masyarakat tentang kegiatan dan hasil produk pembinaan kemandirian.

“Sehingga mampu memberikan citra positif penyelenggaraan sistem Pemasyarakatan yang baik dan profesional,” tutur Kakanwil.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang, Eri Erawan menjelaskan bahwa, pada SAE Rutan Tanjungpinang ini telah dilaksanakan pelbagai kegiatan penanaman komoditas pertanian.

“Yakni diantaranya dengan menanam anggur, kelapa, jagung hingga padi. Hingga saat ini, palawija yang ditanam oleh warga binaan telah menunjukkan hasil yang menggembirakan dan memuaskan, khususnya tanaman padi yang siap untuk dipanen,” katanya.

Pihaknya juga terus mendorong optimalisasi lahan pertanian dengan meningkatkan hasil produktivitas tanaman pangan sebagai pondasi yang kuat untuk mewujudkan swasembada pangan kedepannya.

“Kebersamaan petugas dan para napi dengan berjuang untuk menyediakan bahan makanan yang tersedia, dengan turut serta memberikan dukungan dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan,” tandasnya.(Aman)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News