DKPP Beri Sanksi Hasyim Asy’ari dan Anggota KPU atas Pendaftaran Gibran sebagai Cawapres

DKPP Beri Sanksi Hasyim Asy'ari dan Anggota KPU atas Pendaftaran Gibran
DKPP beri sanksi Ketua KPU dan enam anggota terkait pendaftaramn Gibran sebagai Cawapres (dkpp)


JAKARTA – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberi sanksi Ketua KPU Hasyim Asy’ari dan enam anggota KPU. Mereka dinyatakan melanggar etika terkait penerimaan pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden Pemilu 2024.

Ketua DKPP, Heddy Lugito, mengungkapkan bahwa Hasyim Asy’ari dijatuhi sanksi peringatan keras terakhir, sementara enam anggota KPU lainnya juga mendapatkan sanksi peringatan. Putusan ini disampaikan setelah adanya pengaduan oleh Demas Brian Wicaksono dan penganut lainnya.

BACA JUGA: Road HPN 2024, PWI Kepri Gandeng Komunitas Tanam 50 Ribu Bibit Mangrove

“DKPP memerintahkan KPU untuk melaksanakan putusan ini dalam tujuh hari sejak pembacaan, dan Badan Pengawas Pemilu diharapkan mengawasi pelaksanaannya,” ujar Heddy dalam pembacaan putusan di Gedung DKPP, Jakarta, Senin (5/2/2024).

Sebelumnya, pihak MKMK juga telah memberhentikan Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman dari jabatannya atas pelanggaran prinsip Sapta Karsa Hutama. Anwar diberhentikan dari jabatan Ketua MK dan dilarang mencalonkan diri sebagai pimpinan MK sampai masa jabatannya berakhir.

BACA JUGA: Pj Wali Kota Hasan Dorong Koordinasi Optimal untuk Kesuksesan Pemilu 2024 di Tanjungpinang

MKMK menyatakan Anwar Usman bersalah atas pelanggaran terhadap prinsip Sapta Karsa Hutama, Prinsip Integritas, Prinsip Kecakapan dan Kesetaraan, Prinsip Independensi, dan Prinsip Kepantasan dan Kesopanan.

Anggota MKMK Bintan R. Saragih memberikan pendapat berbeda. Dia menyatakan bahwa pemberhentian harus dilakukan tidak dengan hormat, seiring dengan pelanggaran berat yang terbukti dilakukan oleh Anwar Usman. (*)

Sumber: tvone

Editor: Denni Risman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News