Imbauan Ditlantas Polda Kepri: Waspada Modus Penipuan Surat Tilang Elektronik Melalui WhatsApp

Imbauan Ditlantas Polda Kepri: Waspada Modus Penipuan Surat Tilang
Ditlantas Polda Kepri mengeluarkan imbauan terkait maraknya modus penipuan surat tilang elektronik lewat pesan whatsapp (ilustrasi)


BATAM – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau kepada masyarakat terkait peningkatan modus penipuan surat tilang elektronik melalui aplikasi pesan WhatsApp.

“Apabila masyarakat menerima pesan tilang melalui WhatsApp dengan permintaan untuk menginstal file APK, yang mengatasnamakan kepolisian, itu pasti penipuan. Mohon untuk tidak mengklik atau menginstalnya,” ujar Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol. Tri Yulianto dalam rilis yang diterima redaksi wartakepri.co.id, Rabu (7/2/2024).

BACA JUGA: Berkah HPN: PWI Kepri Bantu Anak-Anak Panti Asuhan dengan Sembako dan Dana Pendidikan

Disebutkan pemberitahuan tilang resmi tidak akan dikirimkan melalui WhatsApp. Adapun pesan yang meminta untuk mengklik tautan atau menginstal file APK merupakan upaya penipuan.

Lebih lanjut, Dirlantas Polda Kepri menjelaskan bahwa Polri telah menerapkan sistem tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang memungkinkan surat konfirmasi tilang dikirimkan secara resmi ke alamat terdaftar pemilik kendaraan.

BACA JUGA: Harga Emas Pegadaian Kembali Naik: Cek Harga Terbaru di Galeri 24 Batam

“Sistem ETLE telah diterapkan di 34 Polda di seluruh Indonesia, termasuk Polda Kepri. Melalui sistem ini, Polisi tidak perlu lagi memberikan tilang secara langsung kepada pelanggar, karena data pelanggaran akan didapat dari kamera ETLE,” jelas Kombes Pol Tri Yulianto.

Surat konfirmasi tilang akan dikirimkan ke alamat terdaftar kendaraan melalui PT. POS Indonesia, berisi foto, waktu, dan lokasi pelanggaran, serta QR Code untuk melihat bukti pelanggaran secara online. (*)

Editor: Denni Risman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News