Proses Sosialisasi Rempang Eco City Terus Berjalan; Jumlah Warga yang Mau Pindah Bertambah

Proses Sosialisasi Rempang Eco City Terus Berjalan
BP Batam terus menggesa penyelesaian 4 rumah contoh di Tanjung Banun, Rampang (dok bp batam)
HARRIS BARELANG

BATAM – Proses sosialisasi proyek pengembangan Rempang Eco City terus dilakukan BP Batam. Jumlah warga yang bersedia bergeser terus bertambah.

Hal itu diungkapkan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.

Menurut Ariastuty, jumlah warga yang terdampak oleh realisasi program dan sepakat untuk bergeser pada tahap awal pembangunan terus bertambah.

BACA JUGA: Bawaslu Kepulauan Meranti Rekomendasikan Penghitungan Ulang Suara di 28 TPS

Saat ini, jumlahnya telah mencapai 388 Kepala Keluarga (KK), dengan 221 KK berasal dari Kelurahan Sembulang dan 167 KK dari Rempang Cate.

“Ada beberapa KK yang terus berkonsultasi dengan tim di lapangan terkait hak-hak mereka dalam pengembangan Rempang,” ujar Ariastuty melalui rilis yang diterima redaksi wartakepri.co.id, Kamis (22/2/2024).

Ariastuty juga berharap agar jumlah warga yang mendaftar terus bertambah seiring dengan akan selesainya pembangunan empat rumah contoh di Tanjung Banon.

BACA JUGA: PUPR Karimun Mulai Garap RSUD Tipe C Tanjungbatu, Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Pasien

Pembangunan keempat rumah tersebut telah mencapai progres 60 persen dan dijadwalkan selesai pada pertengahan bulan Maret 2024.

“BP Batam berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan rumah baru untuk warga agar hak-hak masyarakat tetap menjadi prioritas sebelum investasi di Rempang terealisasi,” tambahnya.

Program Rempang Eco-City akan memanfaatkan lahan seluas 17.600 hektare, namun untuk tahap awal hanya akan menggunakan lahan seluas 2.370 hektare. Jumlah warga yang terdampak pada tahap awal mencapai 961 KK.

BACA JUGA: Perolehan Suara DPD RI Dapil Kepri: Dharma Setiawan Masih Memimpin

“Tahun 2024 ini, BP Batam akan terus melakukan penataan dan pendataan terhadap warga yang terdampak pengembangan. Kami mengimbau masyarakat untuk berkomunikasi dengan tim yang bertugas jika menemui kendala di lapangan,” pungkas Ariastuty. (*)

Editor: Denni Risman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP PROMO ENTENG