Siaga Darurat Gunung Marapi Diperpanjang, Tetap Waspada

Gunung Marapi Sumatera Barat Kembali Erupsi, Status Siaga Level III
Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi (ilustrasi/foto erison j k)
HARRIS BARELANG

BUKITTINGGI – Pemerintah Kabupaten Agam telah mengambil langkah tegas dengan memperpanjang masa siaga darurat Gunung Marapi hingga satu bulan ke depan.

Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi lintas sektoral yang dipimpin oleh perwakilan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Devy Kamil Syabana.

Gunung Marapi saat ini masih mengalami erupsi secara intermiten dengan jeda antarerupsi yang relatif pendek, menyebabkan kondisi yang tetap berpotensi berbahaya.

BACA JUGA: Menggoda Lidah di Batam: Rekomendasi Kuliner Khas yang Wajib Dicoba

Meskipun data pemantauan hingga 23 Februari 2024 menunjukkan bahwa aktivitas belum mengalami penurunan. Kondisi magma yang dangkal dan gempa-gempa permukaan masih menjadi sumber risiko.

Ancaman bahaya utama tetap berada dalam radius 4,5 kilometer dari puncak gunung, dan masyarakat di luar radius tersebut diimbau untuk tetap waspada.

Bupati Agam, Andri Warman, secara tegas menyetujui keputusan tersebut, sambil menegaskan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana.

Untuk mendukung langkah tersebut, tiga posko operasional di Batupalano, Bukik Batabuah, dan Sungai Pua akan tetap beroperasi untuk memantau dan merespons situasi.

BACA JUGA: Bupati Anambas Berterimakasih ke Kemendagri Telah Bantu Rehab 10 Kantor Desa

Rapat koordinasi juga menekankan perlunya peningkatan strategi antisipasi, termasuk melalui edukasi masyarakat tentang risiko erupsi dan langkah-langkah pencegahan yang harus diambil.

Bupati Agam mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kebersihan sarana air bersih, membersihkan abu dari atap rumah, dan menggunakan masker untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik.

BACA JUGA: Inilah Kapal Angkut CR6 yang Dilaporkan Hilang di Malaysia dan Dipotong-Potong di Batam

Rapat koordinasi yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Polri, TNI, instansi pemerintah setempat, dan wali nagari atau kepala desa sekitar Gunung Marapi. (*)

Sumber: republika

Editor: Denni Risman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP PROMO ENTENG