Timnas AMIN: Hak Angket Bukan Lagi Soal Kemenangan, tapi Integritas Negara

AMIN: Hak Angket Bukan Lagi Soal Kemenangan, tapi Integritas Negara
Co Captain Timnas Amin, Sudirman Said menegaskan Hak Angket bukan soal kemenangan, tapi soal integritas negara (dok liputan6)
HARRIS BARELANG

JAKARTA – Sudirman Said, Co-captain Timnas Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN), menegaskan bahwa hak angket terkait dugaan kecurangan pada Pilpres tidak hanya tentang siapa yang menang atau kalah, tetapi juga tentang menjaga integritas dan norma-norma etika dalam praktik bernegara. Sudirman menyampaikan pandangannya ini di Jakarta Selatan pada Jumat (23/2/2024).

Menurut Sudirman, Timnas AMIN dan para pendukungnya berharap agar hak angket ini dapat diusulkan dan dibahas di DPR. Hal ini sebagai upaya untuk memastikan bahwa Indonesia tetap memegang teguh nilai-nilai etika dalam tata kelola negara.

BACA JUGA: TPN Ganjar-Mahfud: Hak Angket Solusi Elegan Penyelesaian Perselisihan Pemilu 2024

“Dalam konteks ini, kita harus terus berjuang untuk memperbaiki praktik-praktik bernegara yang mungkin terdistorsi atau menyimpang,” ujar Sudirman.

Sudirman menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengawasi dan memberikan suara jika menemukan tindakan yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip moral dan hukum dalam bernegara.

Ia menggunakan analogi keluarga untuk menjelaskan bahwa jika ada anggota keluarga yang melakukan pelanggaran, maka yang lain tidak boleh diam.

BACA JUGA: Surya Paloh: Fraksi NasDem di DPR Wajib Ikut Hak Angket Dugaan Kecurangan Pilpres 2024

Namun, Sudirman juga menegaskan bahwa pembahasan terkait dugaan kecurangan dalam Pilpres harus dilakukan dengan cara yang tidak menciptakan konflik atau menimbulkan aib bagi negara.

Sebaliknya, upaya ini harus bersifat membangun dan memberikan dorongan bagi semua pihak untuk berkolaborasi dalam menjaga integritas dan moralitas dalam tatanan bernegara.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo, Calon Presiden nomor urut 3, telah mengajukan usulan kepada partai pengusungnya untuk menggulirkan hak angket terkait dugaan kecurangan dalam Pilpres 2024 di DPR RI.

Ganjar juga menyatakan ketersediaannya untuk berkomunikasi dengan partai yang mendukung pasangan calon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. (*)

Sumber: tribunnews

Editor: Denni Risman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG