KPU RI: Tahapan Pilkada 2024 Dimulai Pasca-Pilpres dan Pileg, 5 Mei

KPU RI: Tahapan Pilkada 2024 Dimulai Pasca-Pilpres dan Pileg, 5 Mei
Tahapan Pilkada 2024 bakal dimulai 5 Mei 2024
HARRIS BARELANG

JAKARTA – Setelah suksesnya Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengarahkan perhatian pada tahapan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada. Pada Pilkada 2024, proses pemilihan kepala daerah akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia, meliputi 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota.

“KPU telah menyelesaikan seluruh rangkaian tahapan untuk Pemilu dan kini kami beralih ke tahapan Pilkada. Kesiapan ini melibatkan seluruh jajaran KPU di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia untuk melaksanakan Pilkada serentak,” ungkap Yulianto Sudrajat, Komisioner KPU RI, dalam konferensi pers di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, pada hari Selasa (27/2/2024).

Sudrajat menjelaskan bahwa tahapan awal dalam persiapan pencalonan peserta Pilkada, termasuk calon gubernur, calon bupati, dan calon walikota, akan dilakukan melalui usulan dari partai politik, gabungan partai politik, atau perseorangan.

“Para calon akan mendaftarkan diri di KPU provinsi untuk calon gubernur dan wakil gubernur, sedangkan di tingkat KPU kabupaten/kota, mereka akan mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati, serta calon walikota dan wakil walikota,” terang Sudrajat.

Dalam konteks tanggal-tanggal penting, Sudrajat menyampaikan bahwa pendaftaran calon akan dimulai pada tanggal 5 Mei 2024 dan berlangsung hingga 19 Agustus 2024.

“Ini adalah informasi terkini mengenai tahapan Pilkada yang akan segera berlangsung dan harus dipersiapkan oleh seluruh jajaran KPU di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota,” tambahnya.

Sudrajat juga menegaskan bahwa sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2024, tahapan awal program pemilihan calon kepala daerah dimulai dengan pendaftaran pemantau pemilihan.

Pendaftaran ini akan berlangsung mulai tanggal 27 Februari 2024 hingga 16 November 2024, dengan syarat akreditasi terlebih dahulu.

“Pendaftaran akreditasi pemantau pemilihan dapat dilakukan di KPU provinsi maupun kabupaten/kota untuk pemantau dalam negeri. Sementara pemantau pemilihan asing dapat mendaftar melalui KPU RI dengan rekomendasi dari kementerian yang bertanggung jawab di bidang luar negeri,” jelas Sudrajat. (*)

Sumber: liputan6

Editor: Denni Risman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP PROMO ENTENG