Kuasa Hukum KPU Sindir Kubu Anies-Imin Jika Menang Pilpres, Otto Jawab Kritik JK

Kuasa Hukum KPU Sindir Kubu Anies-Imin Jika Menang Pilpres, Otto Jawab Kritik JK
Kuasa Hukum KPU Sindir Kubu Anies-Imin Jika Menang Pilpres, Otto Jawab Kritik JK
HARRIS BARELANG

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum KPU RI menyindir kubu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang mempersoalkan pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo Subianto.

Kubu Anies mengatakan pencalonan Gibran tidak memenuhi syarat formil. KPU merasa heran karena pencalonan Gibran itu baru dipersoalkan setelah kubu Anies-Cak Imin kalah dari Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. KPU pun mempertanyakan, apakah persoalan pencalonan Gibran ini tetap akan digulirkan jika Anies-Cak Imin menang.

@wartakepri.tv Momen Lucu Cak Imin Kena Tegur Karena Pakai HP Saat Sidang Sengketa Pilpres di #MK #sengketapemilu #viral #wartakepritv ♬ suara asli – wartakepri tv

“Bahwa tampak aneh apabila pemohon baru mendalilkan dugaan tidak terpenuhinya syarat formil calon presiden dan wakil presiden setelah diketahui hasil penghitungan suara,” kata KPU melalui kuasa hukumnya, Hifdzil Alim dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau sengketa Pilpres 2024 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis, 28 Maret 2024.

“Andai kata pemohon memperoleh suara terbanyak dalam pemilu 2024, apakah pemohon akan mendalilkan dugaan tidak terpenuhinya pasangan calon? Tentu jawabannya tidak Yang Mulia,” sambungnya.

KPU lantas menjelaskan, selama ini kubu Anies-Cak Imin tak pernah menyatakan keberatan atas pencalonan Gibran sebagai cawapres Prabowo.

Justru, pasangan Anies-Cak Imin tetap mengikuti semua rangkaian Pilpres 2024 bersama dengan pasangan Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud mulai dari pengundian nomor, debat hingga pencoblosan.

“Faktanya, pemohon tidak mengajukan keberatan sama sekali kepada termohon baik pada saat pelaksanaan pengundian nomor urut Paslon maupun pelaksanaan kampanye metode debat paslon,” jelasnya.

Otto Hasibuan Klaim Pemilu 2024 Paling Damai

Wakil Ketua Tim Pembela Hukum Prabowo-Gibran, Otto Hasibuan menegaskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 merupakan yang paling damai dan baik. Hal itu disampaikan Otto menepis tudingan dari kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

“Pemilu kali ini pemilu yang paling damai dan tentu paling baik, bukan paling buruk seperti yang disampaikan para pemohon,” kata Otto dalam sidang Sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis, 28 Maret 2024.

Otto menjelaskan, pihaknya tidak akan terpengaruh dengan narasi-narasi negatif dan tudingan dari para pemohon. Sebab, pihaknya siap membantah tudingan tersebut.

“Kalau pemohon dalam permohonannya menyampaikan narasi-narasi yang bersifat asumsi dan tuduhan-tuduhan kecurangan, maka kami kuasa hukum Prabowo-Gibran tidak akan terpancing dan tidak akan terpengaruh dengan narasi dan diksi kecurangan yang dituduhkan,” kata dia.

Komentar Pemilu Buruk dari Jusuf Kalla

Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan 12, Jusuf Kalla atau JK juga sempat mengatakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 merupakan pemilu terburuk dalam sejarah pemilu sejak tahun 1955. Hal itu dikatakan JK saat menghadiri acara Election Talk 04 yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia, Depok pada Kamis, 7 Maret 2024.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini menyebut, banyak pihak yang ingin penyelenggaraan pemilu 2024 ini dikoreksi dan dievaluasi. Sebab, kata dia, pemilu berjalan dengan diatur oleh mereka atau orang-orang pemerintahan dan yang memiliki uang. (vivanews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP PROMO ENTENG