BATA Tutup Pabrik di Purwakarta karena Menurunnya Permintaan dan Kerugian Finansial

BATA Tutup Pabrik di Purwakarta karena Menurunnya Permintaan dan Kerugian Finansial
Turunnya permintaan pelanggaran dan terus merugi, PT Sepatu Bata menutup pabriknya di Purwakarta (ilustrasi)

BATAM – PT Sepatu Bata (BATA) mengumumkan penutupan pabriknya di Purwakarta sebagai dampak dari penurunan permintaan pelanggan dan kerugian finansial yang terus meningkat.

Direktur dan Corporate Secretary BATA, Hatta Tutuko, menyatakan bahwa meskipun sulit, keputusan untuk menutup pabrik harus diambil.

Selama empat tahun terakhir, perusahaan telah berjuang melawan kerugian dan tantangan industri yang dipicu oleh pandemi dan perubahan perilaku konsumen. Namun, segala upaya untuk menjaga kelangsungan pabrik tersebut tidak membuahkan hasil, sehingga manajemen dan komisaris memutuskan untuk menutupnya.

PKP EXPO

Keputusan tersebut didasarkan pada evaluasi menyeluruh dan persetujuan dari dewan komisaris. BATA berkomitmen untuk memastikan transisi yang lancar bagi karyawan dan mitra yang terkena dampaknya.

Penutupan pabrik ini juga didorong oleh kinerja finansial BATA yang menunjukkan peningkatan kerugian.

Selama periode Januari hingga September 2023, perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 80,65 miliar, meningkat hampir tiga kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan bersih Perseroan juga mengalami penurunan sebesar 0,42%.

Keputusan untuk menghentikan aktivitas produksi pabrik di Purwakarta diambil untuk meningkatkan efektivitas operasional Perseroan dan merupakan langkah terbaik yang dapat diambil dalam situasi tersebut. (*)

Sumber: rmol

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG