Upaya Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku: DKPP Kota Batam Perketat Pengiriman Hewan Kurban

Upaya Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku: DKPP Kota Batam Perketat Pengiriman Hewan Kurban
DKPP Batam memperketat pengiriman hewan kurban untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (ilustrasi)

BATAM – Dalam menghadapi perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), memperketat pengiriman hewan kurban.

Langkah ini diambil sebagai langkah preventif untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang dapat merugikan kesehatan hewan ternak.

Menurut dokter hewan DKPP Kota Batam, Samuel Tampubolon, pihaknya sedang melakukan kontrol dan berkoordinasi dengan tim karantina hewan untuk memastikan tidak ada kasus PMK.

PKP EXPO

Walaupun Kota Batam saat ini belum melaporkan adanya kasus PMK, namun pencegahan tetap menjadi prioritas, mengingat PMK memiliki potensi penularan yang cepat.

“Kami mewajibkan vaksinasi dan melengkapi dokumen kesehatan terhadap hewan ternak yang dikirimkan, karena PMK bersifat cepat menular,” ungkap Samuel seperti dikutip republika, Kamis (23/5/2024).

Lebih lanjut, langkah ini juga diambil untuk menjaga kepercayaan pembeli.

Samuel menjelaskan bahwa kondisi kesehatan hewan kurban yang buruk dapat mempengaruhi minat pembeli. Oleh karena itu, pemeriksaan ketat terhadap kesehatan hewan kurban sangat penting.

“Jika terdapat gejala yang mencurigakan, seperti keluarnya air liur secara berlebihan, ini bisa menurunkan minat pembeli untuk membeli hewan tersebut,” tambahnya.

Samuel juga menjelaskan bahwa hewan kurban yang dikirimkan ke Kota Batam pada tahun 2024 berasal dari Lampung Tengah dan Medan.

Dia memastikan bahwa hewan kurban dari kedua wilayah tersebut telah mendapatkan vaksinasi rutin dan vaksinasi booster untuk mencegah PMK.

“Di Lampung sudah divaksinasi PMK, juga kita kontrol, harus cek itu, jadi di situ ada uji PMK, uji ELISA NSP, dan uji PCR,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24