Home Otomotif Tiga Jenis Ban Selip pada Motor dan Cara Mencegahnya

Tiga Jenis Ban Selip pada Motor dan Cara Mencegahnya

Tiga Jenis Ban Selip pada Motor dan Cara Mencegahnya
Tiga Jenis Ban Selip pada Motor dan Cara Mencegahnya. (Foto: Istimewa)

BATAM – Kondisi ban selip (skid) masih menjadi salah satu risiko yang kerap dialami pengendara sepeda motor di jalan raya. Situasi ini terjadi ketika ban kehilangan daya cengkeram terhadap permukaan jalan, sehingga kontrol kendaraan berkurang dan berpotensi memicu kecelakaan.

Secara umum, terdapat tiga jenis kondisi ban selip yang perlu dikenali pengendara agar dapat mengantisipasi maupun mengatasinya dengan tepat.

Pertama, braking skid, yang terjadi akibat pengereman terlalu kuat hingga roda terkunci dan berhenti berputar. Kondisi ini kerap disebut sebagai panic braking, yaitu saat pengendara panik menghadapi bahaya mendadak dan menarik tuas rem secara berlebihan. Akibatnya, ban kehilangan traksi dan kendaraan sulit dikendalikan, sehingga risiko tabrakan meningkat.

Kedua, power skid, yang terjadi ketika pengendara membuka gas secara mendadak, terutama di jalan berpasir atau basah. Untuk mencegahnya, pengendara disarankan membuka gas secara bertahap agar traksi tetap terjaga.

Ketiga, cornering skid, yakni hilangnya traksi ban saat kendaraan melintasi tikungan. Hal ini bisa terjadi karena ketidakseimbangan traksi antara roda depan dan belakang. Oleh karena itu, penting untuk mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan.

Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara, Christofer Valentino, menegaskan bahwa risiko ban selip dapat diminimalkan melalui disiplin berkendara dan perawatan kendaraan.

“Keselamatan berkendara bukan hanya soal kemampuan mengendalikan motor, tetapi juga bagaimana membaca kondisi jalan dan memastikan kendaraan dalam keadaan siap digunakan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/4/2026).

Berikut sejumlah tips keselamatan berkendara untuk mencegah ban selip:

BACA JUGA Boy Kharisma Terpilih Jadi Ketua Perwara Indonesia Periode 2026-2029

Periksa Kondisi dan Tekanan Ban

Ban yang aus akan mengurangi daya cengkeram terhadap jalan. Tanda ban perlu diganti antara lain alur kembang menipis dan sejajar dengan Tread Wear Indicator (TWI). Selain itu, tekanan angin harus sesuai rekomendasi pabrikan agar performa dan traksi tetap optimal.

Kenali Rute Perjalanan

Kondisi jalan sangat memengaruhi traksi ban. Pengendara disarankan menghindari jalan berpasir, berlumpur, berbatu, atau tergenang air yang berisiko menyebabkan selip.

Berkendara dengan Halus dan Terkendali

Gaya berkendara agresif, seperti akselerasi mendadak dan pengereman keras, dapat meningkatkan risiko kehilangan traksi. Berkendara secara halus dan stabil menjadi kunci keselamatan.

Manfaatkan Fitur Keselamatan

Beberapa sepeda motor telah dilengkapi fitur seperti ABS (Anti-lock Braking System) yang membantu mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak, sehingga kendaraan tetap mudah dikendalikan.

Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, Duri Yanto, menyampaikan komitmen perusahaan dalam meningkatkan edukasi keselamatan berkendara di masyarakat.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Melalui edukasi berkelanjutan, kami berharap budaya berkendara aman semakin mengakar di masyarakat,” ujarnya.

Dengan memahami risiko dan menerapkan teknik berkendara yang tepat, pengendara diharapkan dapat lebih waspada terhadap potensi ban selip serta turut menciptakan lalu lintas yang lebih aman bagi semua pengguna jalan. (*/san)

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL