WARTA KEPRI.CO.ID – Fenomena ini, kali pertama sejak 2005, akan berlangsung satu bulan.
Alan Duffy, dari Swinburne University of Technology di Melbourne, Australia, mengatakan kepada Australian Geographic bahwa keselarasan ini adalah dasar esensial semesta.
” Hanya ada beberapa hal menakjubkan di langit malam yang dapat dilihat tanpa alat apa pun,” ujar Duffy. “Salah satunya fenomena kesejajaran planet-planet.”
Para pakar mengatakan Venus dan Jupiter haruslah yang paling mudah dilihat. Mars kemungkinan akan sedikit sulit, tapi tapi planet ini punya cahaya merah yang menonjol.
Planet yang paling sulit dilihat adalah Merkurius, karena akan muncul sangat dekat dengan cakrawala.
Planet-planet diharapkan berada satu gari sejajar lagi pada Agustus 2016. Setelah itu kita tidak akan lagi melihat fenomena ini sampai Oktober 2018. (inilah)
Alan Duffy, dari Swinburne University of Technology di Melbourne, Australia, mengatakan kepada Australian Geographic bahwa keselarasan ini adalah dasar esensial semesta.
” Hanya ada beberapa hal menakjubkan di langit malam yang dapat dilihat tanpa alat apa pun,” ujar Duffy. “Salah satunya fenomena kesejajaran planet-planet.”
Para pakar mengatakan Venus dan Jupiter haruslah yang paling mudah dilihat. Mars kemungkinan akan sedikit sulit, tapi tapi planet ini punya cahaya merah yang menonjol.
Planet yang paling sulit dilihat adalah Merkurius, karena akan muncul sangat dekat dengan cakrawala.
Planet-planet diharapkan berada satu gari sejajar lagi pada Agustus 2016. Setelah itu kita tidak akan lagi melihat fenomena ini sampai Oktober 2018. (inilah)





























