NATUNA, WARTAKEPRI.co.id – Warga di Kecamatan Bunguran Barat dan Kecamatan Bunguran Tengah hanya bisa menjerit melihat kondisi jembatan kayu di Sungai Tengah terancam ambruk. Selama belum ada perbaikan, mereka selalu menjadi korban dengan kondisi jembatan yang tidak normal.
Untuk itu, masyarakat Desa Batubi, Kecamatan Bunguran Barat meminta kepada Provinsi Kepri agar segera membangun jembatan yang lebih layak. Permintaan ini tidak muluk, karena rencananya tahun 2015 lalu, jembatan itu aakan dibangun oleh Pemprov Kepri. Namun sayangnya, hingga kini belum terealisasi.
“Kondisinya sudah sangat parah sekali bang, jembatan yang terbuat dari kayu tersebut sudah pada rusak dan patah, sekarang aja keadaanya hanya diganjal dengan sebatang kayu,” kata Soleh, warga yang melintasi jembatan tersebut.
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Sedarat Baru, Gunawan membenarkan, kondisi jembatan itu sudah sangat mendesak sekali untuk segera dibangun. Selain sudah memakan korban, jembatan itu juga terancam roboh.
“Itu sudah mendesak sekali, lihat saja kondisi jembatannya, lantainya sudah banyak bolong dan ditampal. Kemudian pagar dinding jembatan tidak ada, tiang penopang sudah banyak rapuh. Disisi kanan kiri banyak
tiang penyanggah yang dipasang warga supaya jembatan tidak roboh. Kalau roboh dipastikan akses masyarakat menuju kota Ranai lumpuh total,” kata Gunawan. (ari)
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O


























