Kupon Restribusi Sampah Distempel di Warung Kopi, Aktivis Meradang – WartaKepri.co.id
5 views

Kupon Restribusi Sampah Distempel di Warung Kopi, Aktivis Meradang





BATAM, WARTAKEPRI.co.id – Geram melihat adanya praktek ilegal dengan melakukan stempel kupon restribusi sampah di warung kopi di Taman Raya Square, tiga lembaga swadaya masyarakat geram.

“Ada sesuatu yang tidak benar. Petugas lapangan melakukan pengecapan blok kupon restribusi dengan stempel DKP Batam di warung kopi,” kata Yusril, Ketua Barisan Reformasi Gemilang (Barelang) yang diaminkan Ketua Generasi Penyambung Lidah Rakyat (Genap Dara), Tamrin dan Ketua Garda Indonesia, Aldi Braga.

Dia mengatakan perbuatan melanggar Pasal  UU nomor 31 tahun 1999 junto UU nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Untuk itu, katanya, tindakan ini dilaporkan ke Kejari Batam yang diterima langsung staf Kajari Batam, Erni.

Dia mengatakan dugaan tindak pidana korupsi retribusi sampah di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Batam periode tahun 2011 hingga tahun 2015 sebesar Rp5 miliar ke Kejari, Selasa (5/4/2016).

Yusril mengatakan modus dugan korupsi yang dilakukan DKP ini yaki dengan melakukan manipulasi tanda bukti pembayaran daerah (TBPRD) dan surat ketetapa restribusi daerah (SKRD). Lalu, ada upaya pembiaran pemalsuan kupon restribusi yang dilakukan petugas penagih restribusi di lapangan.

Dari data audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diketahui nilai kerugian negara dari tahun 2011 hingga 2015 totalnya sebesar Rp5.344.356.084,67. Adapun rinciannya, katanya, tahun 2011 ada kerugian negara Rp975.844.259. Lalu tahun 2012, katanya, ada kerugian negara sebesar Rp1.214.171.636.

“Tahun 2013 kita tidak ambil datanya karena terjadi surplus,” katanya.

Selanjutnya, tahun 2014 ada ditemukan sebesar Rp619.065.449. Dan temuan terakhir tahun 2015 dengan kerugian negara sebesar Rp3.040.071.125.

“Kami menunggu penyidik kejaksaan untuk bekerja,” katanya. (spy)



PKP DREAMLAND
FANINDO
WIRARAJA
DEWAN PERS WARTAKEPRI

Pendapat Anda

5 views