Home Berita Utama Ini Kata Hendropriyono soal Pesan Menyebut Jokowi PKI ‎

Ini Kata Hendropriyono soal Pesan Menyebut Jokowi PKI ‎

Tuntutan Para Purnawirawan TNI Ganti Wapres Gibran Aspirasi yang Sah-Sah Saja
AM Hendropriyono
PANBIL IMLEK
WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Seminggu terakhir ini, masyarakat dihebohkan dengan pesan berantai melalui media sosial WA atau media lainnya, yang menyebar isu fitnah kalau Presiden Jokowi adalah PKI.
Dalam pesan itu, menyebut kalau ‎ Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono  sebagai narasumbernya.
Menanggapi itu, Hendropriyono meminta masyarakat Indonesia untuk tidak mudah percaya terhadap fitnah yang menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).
Dia juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyembunyikan informasi apa pun tentang Presiden Jokowi dan PKI.

” Kalau di antara saudara-saudara ada yang menerima WA atau BBM atau sejenisnya, yang menebarkan kebencian, agar berhati-hati dan waspada. Saya baca, ada yang menyebutkan nama saya, yang jelas-jelas merupakan fitnah,” ujar Hendropriyono melalui pesan singkat yang diterima BeritaSatu.com di Jakarta, Sabtu (14/5/2016).

Hendro menegaskan, dirinya telah terbukti mempertaruhkan nyawa dalam menghadapi PKI. Dia pernah terluka berat di medan tempur ketika menghadapi pasukan PKI yang melancarkan perang gerilya bersenjata.

“Bukan cuma gembar- gembor. Musuh yang kami hadapi pada 1966-1974 adalah Pasukan Bara (Barisan Rakyat) PKI Gaya Baru di bawah pimpinan Sayid Ahmad Sofyan Al-Baraqbah, yang berfusi dengan Pasukan Gerilya Rakyat Sarawak (PGRS) di bawah pimpinan trio Lim Fo Kui, Bong Kie Chock, dan Bong Hon. Pasukan ini berpusat di hutan belukar perbatasan Kalimantan Barat dan Malaysia,” ujarnya.

“Sejak saat itu sampai sekarang, saya tidak pernah tahu bahwa Presiden kita adalah PKI. Karena, setahu saya, ketika PKI dibubarkan, dia (Jokowi, Red) masih bayi. Saya juga tidak tahu bahwa setelah saya pensiun begini lama muncul PKI Gaya Baru lagi. Aneh, jika saya sekarang dituduh menyembunyikan informasi bahwa Jokowi adalah PKI,” katanya.

Oleh karena itu, Hendro meminta rakyat Indonesia untuk waspada terhadap fitnah yang dapat meresahkan seperti itu. Dia meminta agar rakyat Indonesia tidak ikut membantu kejahatan itu dengan meneruskan pesan-pesan singkat melalui media sosial.

“Di-delete saja hoax yang merupakan senjata psikologis kaum anti-Pancasila dan anti-NKRI kita tercinta dalam perang proxy di zaman cyber ini. Bangsa kita masih mnghadapi ancaman nyata disintegrasi di Papua dan adu domba antarumat beragama. Kita jangan sibuk dengan saling fitnah. Sibuk bertengkar sendiri,” katanya.(*)
Sumber: beritasatu.com
Google News WartaKepri DPRD BATAM 2025

@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O