Home Pendidikan Protes.. Dosen dan Staff  UMRAH Yasinan di Kantor Gubernur Kepri ‎

Protes.. Dosen dan Staff  UMRAH Yasinan di Kantor Gubernur Kepri ‎

Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id TANJUNGPINANG- Puluhan Dosen dan Staff UMRAH menjadikan Jumat Kramat bagi pemerintah Provinsi Kepri. Pasalnya Puluhan Dosen dan Staff UMRAH ini menggelar Dzikir dan Yasinan untuk pemerintah Provinsi Kepri di halaman kantor Gubernur Provinsi Kepri, Juma’t (09/09/206).

Uniknya usai menggelar dzikir dan yasinan para dilakukan para dosen dan staff UMRAH, tidak ada satupun yang mau memberikan komentar kepada awak media, bahkan ketika diwawancarai juru bicara aksi, Winata wira menolak memberikan komentar,” no komen.” Ungkapnya singkat.

Begitu juga dengan para dosen dan pegawai yang lain, tidak ada satupun yang mau berbicara. Berdasarkan pantauan di kantor gubernur mereka menggelar acara Yasinan secara khusok.

Aksi protes yang dilakukan oleh dosen dan staff ini sungguh berbeda dengan aksi-aksi sebelumnya, dimana sebelumnya mereka menantang pejabat Pemprov untuk membedah terkait regulasi proses pemberian hibah, namun kali ini, dosen dan staff ini tidak ada satupun yang mau bersalaman dengan pemerintah Provinsi, begitu juga dengan pihak kepolisian yang mengamankan aksi tersebut.

Dzikir, doa dan yasinan ini merupakan kedua kali yang dilakukan oleh dosen dan staff UMRAH. Sebelumnya Winata Wira selaku juru bicara aksi solidaritas dosen dan pegawai mengatakan aksi yasinan itu merupakan upaya ikhtiar yang dilakukan, agar mendapatkan pertolongan Allah SWT. Agar para pemangku kebijakan diprovinsi, dibukan pintu hatinya, dan diampuni segala dosanya.

Sementara Mulyadi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Kelautan dan perikanan mengatakan keprihatinan atas aksi yang dilakukan oleh dosen dan staff UMRAH.

Untuk itu menurutnya saat ini pihaknya sedang melakukan komunikasi lintas organisasi, baik ditingkat BEM maupun para himpunan.

” Kita menyatakan keprihatinan yang mendalam, untuk itu sejatinya kami terpaksa harus mengepung kantor provinsi pada Selasa mendatang” ungkap Mulyadi.

Senada dengan Mulyadi, Ketua Himpunan Mahasiswa ilmu Pemerintahan Fisip, juga mengajak kepada seluruh. Keluarga besar UMRAH khususnya Mahasiswa Ilmu pemerintahan.

“Selama lahirnya Provinsi Kepri, baru di UMRAH dosennya berhari hari menggelar aksi unjuk rasa, sakit rasanya jika aksi ini terus dibiarkan tanpa mahasiswa ikut andil.” Ungkapnya, (Yansyah).

WhasApp

Google News WartaKepri